Pesawat Garuda Pembawa Jamaah Haji Putar Balik Akibat Alasan Teknis

Widi Agustian, Jurnalis
Rabu 17 Juli 2019 14:18 WIB
Ilustrasi jamaah haji menaiki pesawat menuju Tanah Suci. (Foto: Antara)
Share :

MADINAH – Duty Manager Hajj Operation Garuda Indonesia Yuda Andy Karado meminta maaf karena pesawat Garuda Indonesia yang membawa jamaah haji Embarkasi Ujung Pandang (UPG) Kloter 14 mengalami masalah. Akibatnya, kedatangan penerbangan GA1114 (UPG 14) berubah menjadi Rabu 17 Juli 2019 pukul 11.25 WAS dari yang semula pukul 01.15 WAS.

Dia menyebutkan, penerbangan Garuda Indonesia yang mengangkut jamaah haji UPG 14 dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, mengalami keterlambatan akibat alasan teknis.

Baca juga: Pesawat Bermasalah, Pemberangkatan Jamaah Haji Tertunda hingga 10 Jam 

"Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan akibat keterlambatan penerbangan ini," jelas Yuda.

Dampak masalah tersebut, jamaah haji dari Embarkasi Ujung Pandang (UPG) Kloter 14 mengalami penundaan pemberangkatan hingga 10 jam dari Tanah Air menuju Arab Saudi.

Terkait hal ini, Kepala Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari menjelaskan bahwa jamaah haji dari kloter tersebut seharusnya terbang pukul 19.00 Wita.

Ia mengatakan, pada jam itu, pesawat Garuda Indonesia yang ditumpangi jamaah haji memang telah terbang, tapi kemudian putar balik atau kembali lagi karena alasan teknis pesawat. Alhasil, jamaah haji baru bisa berangkat pukul 06.00 Wita.

Baca juga: Hari Ini 20 Kloter Haji Tiba di Tanah Suci, 18 Kloter Bergerak ke Makkah 

"Sesuai laporan (pesawat) sempat terbang dan kembali lagi, dan (pesawat) baru diterbangkan 10 jam kemudian," jelas Jauhari di Kantor Urusan Haji Madinah, Rabu (17/7/2019).

Keterlambatan keberangkatan ini, kata dia, telah dikomunikasikan dengan baik antara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang berada di Tanah Air dan di Arab Saudi.

Ia mengatakan, paling tidak ada beberapa hal yang yang harus diantisipasi terkait penundaan keberangkatan tersebut, yakni akomodasi, katering, dan transportasi.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya