Ia mengatakan ayam garang asem yang akan dihidangkan sudah mendekati cita rasa aslinya, begitupun dengan tempe bacemnya yang enak.
"Jadi untuk jamaah haji tidak perlu khawatir menu cita rasa Indonesia akan tetap terjaga pada saat pelaksanaan ibadah haji," kata Beny.
Dalam kesempatan itu, katering tersebut sedang memasak garang asem dan tempe bacem. Di sana terdapat sejumlah koki dan pekerja asal Indonesia.
David, salah satu koki di Ahla Zad, misalnya memiliki spesifikasi kompetensi masakan Indonesia. Ia berasal dari Palembang, Sumatera Selatan.