MADINAH – Makanan yang disajikan untuk jamaah haji memiliki standar sendiri. Standar ini disiapkan agar semua jamaah haji bisa menikmati makanan tersebut.
Profil jamaah haji yang bervariasi membuat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus mengambil "garis tengah" dalam urusan rasa ini.
Baca juga: Sidak Katering, Ini yang Disoroti Tim Pemantau Haji
Oleh karena itu, jika menemukan rasa makanan yang disajikan terasa sedikit hambar atau mungkin menu ayam rica-ricanya terasal kurang pedas, dimaksudkan agar semua jamaah bisa memakannya.
"Karena jamaah kita variatif," kata Kasi Katering Daker Madinah PPIH Arab Saudi Dewi Gustikarini, di Madinah, Sabtu 27 Juli 2019.
Dia mengatakan, jika makanan kurang "terasa", jamaah haji disarankan memanfaatkan kotak perlengkapan makan yang telah diberikan. Di dalam kotak tersebut ada saus hingga kecap yang bisa digunakaan jamaah.
Mengenai standar rasa, Dewi telah mengupayakan agar dari 15 perusahaan katering yang menyediakan makanan untuk jamaah Haji Indonesia bisa seragam.
Baca juga: Tidak Fasilitasi Jamaah Haji Ibadah Tarwiyah, Begini Penjelasan Pemerintah
"Standar resep sama, kita berikan. Walau kenyataannya mungkin ada perbedaan sedikit," tutur dia.