Ia bercerita bahwa umrah wajib yang dilakukan rombongannya berlangsung lancar. Dirinya memulai umrah sekira pukul 02.45 waktu Arab Saudi.
"Tawaf meski padat, alhamdulillah lancar. Menurut saya cukup cepat, tidak sampai satu jam. Kemudian dilanjutkan dengan sai, alhamdulillah sudah. Massa tempat sai penuh, tapi alhamdulillah tidak berdesak-desakan, jadi bisa melaksanakan tawaf dan sai dengan baik," kata dia.
Baca juga: Layanan Pemeriksaan Koper Jamaah Haji Diperluas Tahun Depan, Tak Hanya di Bandara Soetta
Menag Lukman Hakim menyebut saat ini hampir seluruh jamaah haji, tidak hanya dari Indonesia tapi seluruh dunia, sudah berada di Makkah. Alhasil, kepadatan Kota Makkah menjadi luar biasa.
Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada jamaah haji Indonesia untuk tidak terlalu memforsir ibadah umrah dan ibadah lain yang tidak wajib.
Baca juga: Arab Saudi Usul SIM Card Dibagikan Gratis di Tanah Air
"Karena kita harus benar-benar mempersiapkan diri untuk wukuf, karena puncak haji adalah wukuf di Arafah, jadi mudah-mudahan masing-masing setiap kita itu bisa mengukur kemampuan diri sendiri menjaga kesehatan dengan baik, makan yang cukup, istirahat yang cukup, lalu kemudian stamina kita bisa terjaga dengan baik, sehingga pada saat puncaknya nanti wukuf, kemudian mabit di Muzdalifah di Mina, bisa dilakukan dengan sempurna," beber dia.
(Hantoro)