Hanya 0,24% Kuota Jamaah Haji 2019 Tidak Terserap

Widi Agustian, Jurnalis
Rabu 07 Agustus 2019 23:05 WIB
Jamaah haji. (Foto : Widi Agustian/Okezone)
Share :

MAKKAH - Dari total kuota jamaah haji reguler Indonesia yang sebanyak 214.000, ada sebanyak 520 yang tidak terserap.

"(Angka) 520 kalau kita lihat dari 214.000 itu sebenarnya hanya, maaf, 0,24 persen. Jadi ini angka yang defisiasi yang bisa ditoleransi. Tentu tidak ada yang sempurna," kata Menteri Agama Lukman Hakim, Rabu (7/8/2019).

Dia menuturkan, angka 520 itu angka terkecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Data sisa kuota versi Kedubes Indonesia di Arab Saudi adalah pada 2016 ada 759 kuota tidak digunakan, 2017 ada 935 kursi, 2018 ada 649 kursi, 2019 sebanyak 520 kursi reguler dan 159 kursi haji khusus.

"Sebenarnya dari persepektif jumlah, ada tambahan 10.000 kuota ada di last minutes. Implikasinya kompleks," tutur dia.

Dia menjelaskan, pihaknya selalu menyiapkan cadangan sebanyak 5 persen dari total kuota jamaah haji. Pada 10 April 2019, Indonesia mendapat tambahan kuota sebanyam 10.000.

"Tahap akhir pelunasan 10 Mei. Jadi jaraknya hanya 1 bulan. Cadangan itu harus yang sudah melunasi. Jadi kalau belum melunasi ya belum cadangan," kata dia.


Baca Juga : Tim Pemantau Haji DPD Harap Kualitas Manasik Haji Ditingkatkan

Menag melanjutkan, ketika menjelang akhir, ternyata di antara cadangan yang sudah membayar lunas dan sudah menyerahkan paspor itu terkadang membatalkan diri.

"Faktornya ada yang wafat, ada yang sakit, ada yang karena urusan kantor dan macam-macam lalu tidak bisa. Juga karena waktunya terlalu pendek. Sudah melunasi tapi merasa belum siap berangkat tahun ini," ucap dia.


Baca Juga : Kemenag Imbau Masyarakat Rencanakan Haji Sejak Dini

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya