Selain itu, dia juga merasakan keajaiban doa. Doa yang dia panjatkan di Tanah Suci, bahkan ketika dia belum pulang ke Indonesia, sudah mulai terkabulkan.
"Saya doa minta jodoh, sudah ada tanda-tanda ini," ungkap dia.
Selain itu, dia yang ketika awal tiba di Tanah Suci ternyata langsung sakit tipes, dapat pulih dengan cepat, seiring dengan doa yang dihaturkan.
Dia bercerita, saat melakukan umrah sunah ketika pertama tiba di Tanah Suci, untuk miqat pun dia untuk jalan pun susah.
"Waktu umrah, di depan Kakbah saya berdoa, besoknya Alhamdulillah sehat kembali," tutur dia.
Dengan menjalani haji di usia muda, dirinya berharap tingkat keimanannya kian menebal usai selesai menjalanan ibadah tersebut.
"Namanya haji sedini mungkin, fisik masih kuat. Dengan keajaiban doa, iman juga meningkat. Jadi ibadahnya ke belakang juga semakin bagus," tutur dia.
(Awaludin)