Jamaah Haji Sakit Bisa Diterbangkan Pulang dalam Keadaan Berbaring

Widi Agustian, Jurnalis
Selasa 10 September 2019 15:19 WIB
Jamaah Haji saat memakai masker (foto: Okezone)
Share :

MADINAH - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan tetap mendampingi jamaah haji yang sakit hingga pulang, walau masa operasional haji berakhir. Setelah masa operasional petugas haji selesai, maka Teknis Urusan Haji (TUH) yang akan meng-handle jamaah haji yang sakit.

"Mana kala dari jamaah yang tersisa sudah ada yang layak terbang, maka staf teknis haji akan melakukan koordinasi mencarikan, yang pertama adalah memastikan kondisi jamaah sudah layak terbang, kemudian yang kedua kondisi jemaah sakit," kata Kepala Daerah Kerja Madinah PPIH Arab Saudi, Akhmad Jauhari.

Jamaah sakit yang dipulangkan akan tergantung dengan kondisinya. Jika tidak memungkinkan untuk duduk, maka akan diterbangkan pulang dalam posisi berbaring.

"Setelah kita mengetahui kondisi jamaah itu, selanjutnya staf teknis haji akan melakukan proses pemesanan tiketnya karena ada perlakuan yang berbeda antara jamaah yang berbaring dan jamaah yang duduk," jelas dia.

"Kalau jamaah yang berbaring, maka proses kepulangannya dengan stretcher case yang memakan tempat lebih kurang sekitar 6 seat. Karena tempat yang dibutuhkan untuk evakuasi jamaah sakit baring ini lebih banyak, sehingga memang koordinasinya itu, memerlukan waktu, karena tidak mungkin pada hari itu juga tersedia seat pesawat sebanyak itu," jelas dia.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya