MADINAH – Masa operasional haji Daerah Kerja Madinah berakhir pada Minggu 15 September 2019. Ditandai juga dengan selesainya pemberangkatan seluruh jamaah haji gelombang II pulang ke Indonesia.
Kepala Daker Madinah Akhmad Jauhari menyampaikan bahwa dalam kurun waktu lebih dari 70 hari pelayanan haji di Kota Madinah relatif dapat dilakukan dengan baik. Segala permasalahan dapat diantisipasi sehingga pelayanan berjalan lancar.
Baca juga: Masjidil Haram Sepi, Jamaah Antre Cium Hajar Aswad
"Beban petugas haji tahun ini tidaklah ringan, karena penambahan kuota jamaah, perubahan jadwal penerbangan, namun alhamdulillah dapat diatasi dengan baik," ujar Jauhari saat ditemui Media Center Haji (MCH) di Kantor Daker Madinah.
Pada kesempatan itu, Jauhari juga memaparkan perkembangan pelayanan haji Daker Madinah dalam angka.
Baca juga: PPIH Kirim 5 Surat Teguran untuk Perusahaan Katering di Madinah
Pertama, petugas Daker Madinah berjumlah 505 orang. Rinciannya 227 petugas PPIH Arab Saudi yang berada di bawah naungan Kemenag beserta 104 tenaga pendukung. Sedangkan tenaga kesehatan dari Kemenkes ada 103 orang, serta 53 tenaga pendukung kesehatan.
Kedua, jamaah haji reguler beserta petugas yang tiba di Madinah pada gelombang I terdapat 93.937 orang yang berasal dari 229 kelompok terbang. Sedangkan pada gelombang II berjumlah 120.808 orang berasal dari 300 kloter.