KEBANYAKAN orang mungkin hanya tahu jika Islam berasal dari Arab Saudi yang terletak di Timur Tengah. Tapi tahukah Anda, sebenarnya Islam bisa tumbuh di berbagai negara dan memiliki sejarah tersendiri. Salah satunya ialah di negara Guyana.
Dilansir dari Mvslim, Senin (2/3/2020), Guyana terletak di Pesisir Utara Amerika Selatan dan memiliki populasi penduduk beragama Kristen relatif kecil di mana kurang dari 60%. Sebagian besar dari 40% sisanya diisi oleh umat Hindu dan Muslim. Negara multi-etnis ini bernama Guyana dan dihuni oleh hampir satu juta orang.
Hal luar biasa lainnya tentang Guyana adalah fakta bahwa bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa resmi. Ini karena Guyana adalah bekas jajahan Inggris hingga tahun 1966 dan ini menjelaskan mengapa orang-orang Guyana bukanlah tipikal orang Amerika Selatan.
Pada masa kolonial di negara itu, banyak suku Fula dibawa ke Guyana untuk bekerja sebagai budak. Suku Fula tersebar di beberapa negara di Afrika Barat. Melalui orang-orang ini, Guyana pertama kali berhubungan dengan Islam. Sayangnya, para budak ini tidak dapat mempraktikkan iman mereka dengan damai.
Oleh karena itu, bagian dari identitas mereka ini diambil dari mereka dari generasi yang berbeda. Selebihnya dari masa ini adalah bahwa muslim di Guyana masih secara teratur disebut Fula.