Humor Santri, Istri Bhinneka Tunggal Ika

Mohammad Saifulloh, Jurnalis
Kamis 02 April 2020 00:07 WIB
Share :

Suatu hari, seorang kiai ingin mengetahui visi dan misi hidup seorang santrinya. Hal ini sudah biasa di kalangan pesantren untuk menanamkan nilai-nilai beragama dalam keseharian. "Apa yang menjadi obsesi hidupmu di dunia?" sang Kiai melontarkan pertanyaan.

"Kalau bisa saya ingin punya empat orang istri, Kiai," si santri menjawab yakin.

"Serius kamu?" kata Kiai.

"Iya, Kiai. Istri pertama inginnya dari suku Jawa karena gadis Jawa paling bisa mengurus suami. Lalu, istri kedua semoga ditakdirkan dengan gadis asal Padang."

"Lho, kenapa orang Padang? tanya Kiai penasaran.

"Sepertinya mereka paling pintar cari duit," lanjut santri. Kriteria istri ketiga pun disebutnya dari Manado agar si santri merasa tentram hidupnya.

"Cerdas juga santri ini," nilai Kiai dalam hati. Ia menduga gadis Manado masuk kriteria santrinya karena terkenal cantik khas blasteran darah Belanda. "Terakhir saya ingin menikahi gadis Batak," ujar santri dengan nada percaya diri.

Makin heranlah Kiai karena pilihan santrinya beragam. Melihat gelagat kiainya, si santri langsung menukas, "Istri Batak biar bisa menjaga ketiga istri saya yang lainnya."

Sang Kiai sembari termanggut-manggut kepalanya berkata,"Luas juga Wawasan Nusantaramu."

"Iya, Kiai. Kita harus menerapkan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan di dunia. Berbeda-beda suku tapi tetap satu jua menjadi istri saya semuanya," urai si santri dengan nada serius, diadaptasi dari buku Humor Para Kiai: Menebar Tawa Menuai Hikmah karya Chalis Anwar.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya