Kang Takim yang tidak puas dengan laju motornya nekat menambah kecepatan. "Bismillah...bismillah...bismillah!"
Laju motor makin tak terkendali hingga sampai ke jalan berujung di tepi sungai. Kelabakan, Kang Takim teringat untuk mengucap, "Astaghfirullah...astaghfirullah...astaghfirullah!
Motor pun mendadak berhenti sejengkal di tepian sungai. Kang Takim lega sembari berucap,"Alhamdulillah nggak tercebur."
Mesin motor lalu berbunyi dan melaju melewati jarak sejengkal dari sungai. Byur.....
Diadaptasi dari buku Humor Para Kiai, Menebar Tawa Menuai Hikmah, karya Chalid Anwar
(Abu Sahma Pane)