Cari Masjid Tertua di Eropa, Arkeolog Gali Kota Tua di Madrid

Ivankha Yulianto, Jurnalis
Rabu 06 Mei 2020 17:20 WIB
Bangunan masjid di Reccopolis. (Foto: Ourancientworld)
Share :

SEORANG arkeolog dan sejarawan Harvard sedang menjajaki kemungkinan menemukan masjid pertama di Eropa. Lokasinya diyakini ada di Reccopolis, sebuah kota tua Visigothian.

Dikutip Okezone pada Rabu (06/05/2020) dari trtworld, arkeolog sedang menggali sisa-sisa kota kuno Reccopolis di dekat ibukota Spanyol, Madrid, untuk menemukan masjid abad ke-9. Jika penggalian mengonfirmasi bahwa bangunan di bawahnya adalah masjid, itu akan memenuhi syarat sebagai masjid pertama di Eropa, yang mayoritas penduduknya Kristen.

Dari abad ke-8, Semenanjung Iberia, termasuk Spanyol dan Portugal, diperintah oleh dinasti Muslim sampai 1492. Sebelum gerakan Katolik Reconquista (Reconquest) akhirnya mengalahkan negara Muslim yang baru dibentuk, dikenal sebagai kerajaan Granada, Nasrid.

Perang tersebut disebut-sebut menewaskan ribuan orang. Kebanyakan korban dalam pertempuran adalah orang muslim dan yahudi.

Salah satu Kepala Arkeolog dan Sejarawan Abad Pertengahan Universitas Harvard, Michael McCormick, telah berkontribusi dalam penggalian Reccopolis. Ia berpendapat bahwa denah bangunan besar yang mereka temukan di situs itu menyerupai struktur masjid, yang sebagian besar terlihat di Timur Tengah.

Bagian depan bangunan dibangun dengan pola linier menghadap situs paling suci Islam, Makkah. Menurut penelitian, ada bukti geofisika lainnya juga menunjukkan tanda-tanda kehadiran Muslim.

Reccopolis, yang dibangun oleh penguasa Visigothic Spanyol pada abad ke-6, telah ditaklukkan oleh Umayyah. Yakni sebuah dinasti Muslim Timur Tengah, yang muncul pada pertengahan abad ke-7 di Suriah.

Sementara Visigoth adalah salah satu orang Jerman, yang menginvasi sebagian besar Eropa, selama Periode Migrasi dari abad ke-4 hingga abad ke-6. Periode tersebut telah menyaksikan migrasi massal orang-orang Jerman ke Eropa, yang pada dasarnya mengubah demografi dan politik benua secara permanen.

(Dewi Kurniasari)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya