Menengok Masjid-Masjid di Amerika, Bangunannya Lebih Mirip Rumah

Dada Sathilla, Jurnalis
Sabtu 16 Mei 2020 16:01 WIB
Share :

Di Indonesia dan di negara-negara mayoritas muslim lainnya, masjid biasanya memiliki ciri khas khusus dan dibangun dengan gaya arsitektur tersendiri. Ciri khas yang paling mudah dikenali adalah kubah bundar dan minaret.

Tapi beda halnya di Amerika Serikat. Di negara paman Sam, masjid seringkali berbentuk seperti rumah penduduk. Namanya pun berubah menjad Islamic Center.

Di Wisconsin, salah satu negara bagian di Amerika Serikat, beberapa masjid disebut sebagai Islamic Center. Gedungnya juga tak memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan rumah penduduk atau gedung lainnya.

Tak ada minaret, kubah, atau pun suara adzan yang keras. Kalau tak memperhatikan papan nama di depan gedung atau di tembok, orang pun mungkin tak akan sadar bahwa gedung tersebut adalah masjid.

Salah satu contohnya adalah Islamic Center of Wisconsin yang berada di kota Appeton, Wisconsin. Majid ini sebenarnya memiliki nama yaitu masjid At-Taqwa.

(Baca Juga : Semakin Banyak Warga Amerika Belajar Islam)

Tapi namanya tak akan bisa dibaca kecuali anda berdiri di jarak yang sangat dekat dengan masjid karena ukuran hurufnya sangat kecil. Islamic Center of Wisconsin di kota Appleton berfungsi seperti lazimnya sebuah masjid. Ada tempat sholat untuk laki-laki dan perempuan. Hanya saja pintu masuk setiap gender terpisah.

Di kota sebelah, Neenah, masjidnya malah berada di dalam sebuah rumah. Masjid di sini disebut sebagai Fox Valley Islamic Society. 'Masjid' ini termasuk salah satu masjid tertua di negara bagian Wisconsin dan telah berumur 40 tahun.

(Baca Juga : Masjid Pertama di Amerika yang Menyatukan Warga Kota Ross)

Masjid Fox Valley Islamic Society terdiri dari 2 lantai, yaitu basement dan lantai dasar. Basement digunakan sebagai kantor dan kegiatan madrasah hari minggu sedang lantai dasar sebagai tempat sholat.

Selain sebagai tempat sholat 5 waktu, setiap hari jumat diselenggarakan sholat Jumat berjamaah di sini. Di bulan Ramadhan, ada acara buka bersama dan juga sholat Idul Fitri pada tanggal 1 Syawal.

Selain itu ada pula kegiatan gathering 100 keluarga muslim setiap bulan dan kegiatan lintas agama yang diadakan setahun sekali.

Karena masjid Fox Valley Islamic Society hanya mampu memuat 100 jamaah, kini komunitas muslim di Fox Valley sedang berusaha untuk mengumpulkan dana demi membangun masjid baru yang lebih luas.

(Baca Juga : Momen Bersejarah, Adzan Berkumandang 5 Waktu untuk Pertama Kalinya di Amerika)

Rencananya masjid baru akan terdiri dari 3 lantai dimana lantai teratas dikhususkan sebagai tempat sholat wanita. Sementara itu kapasitasnya 360 jamaah pria dan 150 jamaah wanita. Selain itu, masjid baru juga direncanakan memiliki area anak-anak dan ruang kantor.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya