FENOMENA gerhana bulan penumbra atau di negara barat dikenal dengan istilah gerhana bulan stroberi terjadi pada Sabtu 6 Juni 2020 dini hari. Jika cuaca di Indonesia cerah, keindahan bulan ini akan terlihat.
Sebagai umat Islam ketika terjadi fenomena alam seperti gerhana bulan penumbra tersebut, maka senantiasa akan mengingat keagungan Allah SWT yakni salah satunya dengan cara melaksanakan sholat gerhana.
"Selain dianjurkan untuk sholat gerhana, Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shadaqah dan bertaubat atas perbuatan maksiat yang telah kita kerjakan," ujar Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Jakarta Timur, Ustadz Asroni Al Paroya saat dihubungi Okezone belum lama ini.
Baca juga: Ratusan Ribu Orang Sholat Jumat Perdana di Masjid Nabawi
Adapun amalan shadaqah di saat gerhana ini disebutkan oleh Imam An-Nawawi (676 H) berikut ini:
قال المصنف رحمه الله: (والسنة أن يخطب لها بعد الصلاة لِمَا رَوَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا "أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى الله عليه وسلَّم فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ فَقَامَ فَخَطَبَ النَّاسَ فَحَمِدَ اللهَ وَأثْنَى عَلَيْهِ وَقَالَ: الشَمْس وَالقَمَرُ آيتانِ مِنْ آياتِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ لَا يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رأيتم ذلك فصلوا وتصدقوا
Artinya: "(Abu Ishaq As-Syairazi berkata, disunahkan khutbah setelah shalat gerhana sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah RA, ‘Sungguh setelah selesai sholat gerhana, Nabi SAW berdiri dan khutbah di hadapan manusia, kemudian ia memanjatkan puji kepada Allah, dilanjutkan dengan bersabda, 'matahari dan bulan adalah ayat (tanda kebesaran Allah) dari sekian ayat-ayat Allah Azza wa Jalla. Keduanya tidak akan gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang. Apabila kalian menyaksikannya, maka sholat dan sedekahlah,'" (Lihat Imam An-Nawawi, Majmu’ Syarh Muhadzzab, Beirut, Darul Fikr, juz IV, halaman 53).
Sholat kusuf (gerhana bulan) hukumnya sunnah mua’kkad bagi seorang muslim. Hal itu didasarkan pada dalil berikut ini. Dalam khutbahnya usai melaksanakan sholat gerhana sebagaimana diceritakan Aisyah radhiyallahu anha Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
“Wahai umat Muhammad, demi Allah, tidak ada seorang yang lebih cemburu dari Allah jika hamba-Nya, laki-laki atau perempuan berzina. Wahai umat Muhammad, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis," (Diriwayatkan oleh Asy-Syaikhani).
Adapun tata cara sholat gerhana bulan baik dilakukan sendiri maupun secara berjamaah adalah sebagai berikut:
1. Melafazkan niat salat sunah gerhana bulan dalam hati
2. Mengucapkan takbir ketika takbiratul ihram
3. Membaca doa iftitah dan berta'awudz
4. Membaca surah Al-Fatihah
5. Membaca surah Al-Baqarah atau surah yang panjang lainnya, dengan suara yang lantang
6. Ruku' dengan waktu yang lama seperti waktu berdiri
7. I’tidal dengan membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surah Ali Imran
8. Ruku' dengan waktu yang lebih sebentar daripada ruku' pertama