Tips Mendapat Keberkahan dalam Jual-Beli

Hantoro, Jurnalis
Rabu 17 Juni 2020 15:49 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

DALAM sebuah aktivitas perdagangan, kejujuran sangat diperlukan. Sebab berawal dari kejujuran tersebut, keberkahan akan didapat, termasuk rezeki yang cukup atau bahkan berlimpah.

Mengutip dari Rumaysho, Rabu (17/6/2020), dari sahabat Hakim bin Hizam, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا – أَوْ قَالَ حَتَّى يَتَفَرَّقَا – فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا ، وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا

Artinya: "Kedua orang penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih (khiyar) selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang, maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Sebaliknya bila mereka berlaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscaya akan hilanglah keberkahan bagi mereka pada transaksi itu." (Muttafaqun alaih)

Terkait masalah jual-beli ini, dai lulusan Universitas Islam Madinah, Ustadz Syafiq Riza Basalamah, mengatakan tidaklah baik menutupi kekurangan barang yang diperdagangkan karena takut tak laku. Sampaikan apa adanya, semua kekurangannya, karena Allah Subhanahu wa ta'ala akan memberikan keberkahan di dalam kejujuran tersebut.

"Maka berapa banyak barang yang ada kekurangannya kita jual, kita jelaskan, kita up, kebaikan-kebaikannya; tapi kita tidak menjelaskan ada sisi negatif dari barang tersebut. Maka secara akad jual-beli mungkin sah, selesai; tapi berdosa dia nantinya, tidak diberkahi," ungkap Ustadz Syafiq Riza Basalamah, dinukil dari unggahan di akun resmi Instagram-nya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya