MENTERI Agama Fachrul Razi menjadi khatib Jumat di Masjid Agung Al Azhar, Kabayoran, Jakarta Selatan. Di hadapan ratusan jamaah, Menag mengajak segenap Muslimin untuk senantiasa meningkatkan iman dan takwa di tengah pandemi virus corona (covid-19).
Mengutip salah satu ayat dalam Surah Ali Imran, Menag menyampaikan:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam." (QS Ali Imran: 102)
Baca juga: Senyum Miliki Keutamaan Sangat Besar, Ini Penjelasannya
Menag menyampaikan banyak ayat dalam kitab suci Alquran yang berisi tentang keimanan dan ketakwaan, antara lain Surah Al Baqarah dan surah lainnya.
"Ajakan untuk bertakwa juga merupakan salah satu rukun bagi seorang khatib," kata Menag Fachrul Razi, Jumat 10 Juli 2020, dikutip dari laman Kemenag.
Ia juga membahas pandemi covid-19 yang muncul pada akhir tahun lalu. Awalnya wabah ini dianggap biasa dan enteng hingga menyebar ke hampir seluruh negara di dunia.
Baca juga: Senin dan Kamis Waktu Dihadapkannya Amalan, Maka Berpuasalah
"Banyak ahli memprediksi wabah ini akan berlangsung lama karena vaksin untuk pencegahannya belum ditemukan di tengah percobaan-percobaan kehidupan dan peradaban baru," ungkap Menag.
"Mari kita taati protokol kesehatan di saat peradaban baru. Bagi umat Islam, peradaban baru ini tidaklah sesuatu aneh, karena Rasulullah sudah mengajarkan hal tersebut," sambungnya.
Menag mengatakan, Islam mengajarkan bagi umatnya untuk senantiasa bersuci dan mandi sebelum Sholat Jumat. Islam juga mewajibkan umatnya lima kali sehari untuk berwudu.
"Allah tidak menghendaki kesukaran bagi umatnya, melainkan kemudahan. Wabah akan berlangsung lama dan dunia akan memasuki peradaban baru yang mengutamakan kesehatan," jelas Menag.
Baca juga: Berikut 7 Manfaat Melaksanakan Puasa Senin-Kamis
(Hantoro)