JAKARTA - Dari banyaknya puasa sunah, Puasa Daud menjadi puasa yang begitu dianjurkan.Terdapat banyak keutamaan dari amalan Puasa daud. Puasa sunah ini menjadi sebuah amalan yang istimewa.
Puasa yang pernah dilaksanakan oleh Nabi Daud AS menjadi anjuran umat Islam untuk melaksanakannya.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) bersabda “Sebaik-baik sholat di sisi Allah adalah sholatnya Nabi Daud AS. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah adalah Puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan beliau sholat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu sehari puasa dan tidak puasa di hari berikutnya.”
Baca Juga: Erupsi Gunung Sumeru, Buya Yahya Ungkap Ada Tanda Keajaiban
Bagi umat muslim yang menjalankan puasa Daud, tingkat kesabaran yang dilalui harus lebih ekstra karena diajarkan untuk konsisten dari waktu yang telah dilaksanakan pertama kali oleh Nabi Daud AS.
Dikutip dari Ustaz Khalid Basalamah dari Chanel Youtube Dakwah Center pada Rabu (2/12/2020) disebutkan “Puasa Daud, kalau kita puasa sepanjang tahun, sehari puasa, sehari tidak maka 11 bulan dari setengahnya berarti 5 setengah bulan. Lebih banyak secara jumlah. Itu yang membuatnya menjadi lebih afdal karena secara kuantitas lebih banyak,” sebutnya.
Baca Juga: Senyum Itu Sedekah Paling Mudah, Berikut Ini 5 Faedahnya
Menjalankan Puasa Daud diiringi dengan puasa sunah lainnya, menjadi sebuah ladang amalan bagi umat muslim yang dapat dikumpulkan selama diberi kesempatan hidup di dunia.
Sementara Ustaz Adi Hidayat,Lc,MA melalui Channel AlKalimah Thayyibah menerangkan kalau sudah terbiasa puasa Senin Kamis, kemudian puasa Daud maka saat hari Kamisnya membuka puasa itupun dihitung pahala puasa Daud juga.
"Ini karena sebelumnya terbiasa puasa Senin Kamis. Jadi, pahala puasa Senin Kamis tetap diberikan, pahala puasa Daud juga dapat,” kata dia.
Banyak cara yang dapat dilakukan oleh umat muslim untuk berlomba-lomba mengumpulkan amalan kebaikan sebelum akhir hidup di dunia. Dengan menjalankan kewajiban serta sunah maka kita dapat termasuk ke golongan orang-orang beruntung.
(Vitrianda Hilba Siregar)