Ustaz Hanan Attaki Menyarankan Jatuh Cinta Itu Setelah Menikah

Nazmi Tsaniya, Jurnalis
Senin 14 Desember 2020 06:04 WIB
Pernikahan hal yang begitu sakral dan menjadi nilai ibadah karena mengikuti sunah Rasulullah SAW. (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA – Pacaran dilarang dalam Islam karena mendekati zina Islam justru menganjurkan untuk segera menikah, tanpa berpacaran dan jatuh cinta.

Sebagaimana Allah Subhanahu wa ta’ala sudah menjelaskan hal ini dalam surah Al-Hujurat ayat 13:

Baca Juga: Misi Besar Iblis Merusak Rumah Tangga hingga Suami Mentalak Cerai Istri

“Hai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kalian sari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian mengenal..”

Baca Juga: Cara Menuntun Orang yang Menghadapi Sakratulmaut

Diambil dari ayat di atas, maka bisa menjadikan ta’aruf sebagai panutan ketika hendak membangun pernikahan. Adapun berpacaran yang dibolehkan dalam agama adalah pacaran yang dilakukan setelah menikah.

Ustaz Hanan Attaki menjelaskan, jatuh cinta itu harusnya setelah menikah, selain halal, juga mendapatkan pahala yang banyak.

“Rasanya pacaran setelah menikah itu, MasyaAllah. Apalagi jika kita sering menyenangi hati istri. Itu pahalanya dahsyat,” ujarnya dalam Channel Youtube Pemuda Hijrah pada Senin  (14/12/2020).

Baca Juga: Bagaimana Jika Makmum Tertinggal Sholat Jumat, Ini Penjelasannya

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa dirangkum bahwa indahnya berpacaran setelah menikah ialah dengan melakukan hal-hal yang bisa disenangi istri, apalagi disertai ungkapan perasaan sayang kepadanya.

Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam juga mengajari kita untuk menjaga keharmonisan pernikahan. Seperti halnya Nabi yang sering memberi rayuan kepada istrinya, Aisyah.

(Vitrianda Hilba Siregar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya