JAKARTA- Begitu banyak nikmat Allah Subhanahu wa ta’ala (SWT) yang diberikan kepada hamba-Nya. Tak satupun orang mampu menghitung nikmat-nikmat yang sudah Allah SWT berikan.
Seperti firman Allah SWT:
“Dan jika kalian menghitung nikmat Allah, niscaya kalian tidak akan mampu menghitungnya.” (Ibrahim: 34)
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah telah menyebutkan beberapa macam nikmat Allah subhanahu wa ta’alayang Dia berikan kepada para hamba-Nya, yaitu: nikmat yang telah didapatkan dan telah diakui oleh hamba-Nya; nikmat yang dinantikan dan diharapkan oleh hamba-Nya; dan nikmat yang telah didapatkan, tetapi dia tidak merasakannya.
Baca Juga: Haji Adam Malik, Anak Madrasah yang Mampu Torehkan Sejarah Gemilang
Ustaz Abdurrahman Mubarak dalam pesannya di Hijrah App dikutip pada Kamis (24/12/2020) menyebutkan; jika Allah subhanahu wa ta’ala hendak menyempurnakan nikmat-Nya kepada seorang hamba, Dia akan membimbing hamba tersebut untuk mengakui nikmat yang telah diperolehnya, dan memberinya taufik untuk mensyukurinya. (al-Fawaid 169)
Salah satu di antara sekian banyak nikmat yang telah Allah subhanahu wa ta’ala berikan adalah disatukannya hati kita di atas agama Islam, yang menjadikan saling bersaudara karena-Nya.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
Baca Juga: Ini 5 Pesan Perlu Diingat dalam Menasihati Wanita
“Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.” (Ali Imran: 103)