Mereka tampak berbondong-bondong menuju Rumah Allah tersebut. Mereka yang langkahnya berat karena sudah renta, dan Muslim difabel berkursi roda tak kalah semangatnya dibanding yang lain.
Azan terus berkumandang hingga Sholat Subuh pun dimulai. Lalu semuanya larut dalam kekhusyukan, sujud berserah diri larut dalam dialog intim dengan Allah SWT. (vitri)
(Rani Hardjanti)