KEUTAMAAN Surat Fussilat yang berada di urutan ke-41 dalam Alquran setelah Surat Ghafir dan mempunyai 54 ayat. Surat Fussilat termasuk golongan Makkiyyah. Surat Fussilat mempunyai keutamaan atau faedah seperti surat-surat lainnya.
Di antaranya yakni, siapa yang membaca secara rutin kelak akan jadi cahaya pada hari kiamat dan mendapatkan kebahagiaan dunia. Rasulullah Saw. pernah bersabda, “Barangsiapa yang membaca ha mim As-Sajdah (Surat Fussilat), maka surat itu akan menjadi cahaya untuknya di hari kamat sejauh mata memandang, dan ia menjadi kebahagiaan. Dan (pembacanya) akan hidup di dunia dengan terhormat dan bahagia.” (Tsawabul A’mal: 142)
Baca Juga: 5 Anak Band Hijrah Tinggalkan Musik, Banyak Tantangan Tetap Istaqamah dan Yakin
Dapat dijadikan wasilah atau doa agar memperoleh hasil yang terbaik. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam setiap pekerjaan yang dilakukan, maka berdoalah dengan membaca Surat Fussilat ayat 11 secara istiqamah.
Berikut bacaannya:
ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ فَقَالَ لَهَا وَلِلْأَرْضِ ائْتِيَا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ
"Kemudian Dia menuju ke langit dan (langit) itu masih berupa asap, lalu Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi, “Datanglah kamu berdua menurut perintah-Ku dengan patuh atau terpaksa.” Keduanya menjawab, “Kami datang dengan patuh.”(QS. Fussilat: 11)
Baca Juga: Hikmah Hijrah yang Spektakuler Mengandung Nilai Semangat Perjuangan dan Persaudaraan
Dapat dijadikan wasilah atau doa agar memperoleh ketenangan. Ketika seseorang sedang dilema atau bimbang atas suatu perkara, atau merasa was-was, maka bermunajatlah kepada Allah dan memohonlah perlindungan dari gangguan setan, karena sifat ragu, bimbang dan was-was itu datangnya dari setan.
Lalu berdoa dengan membaca Surat Fussilat ayat 36 ini secara istiqamah:
وَاِمَّا يَنۡزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيۡطٰنِ نَزۡغٌ فَاسۡتَعِذۡ بِاللّٰهِؕ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيۡعُ الۡعَلِيۡمُ
"Dan jika setan mengganggumu dengan suatu godaan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sungguh, Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui."
(Vitrianda Hilba Siregar)