ADA 4 istilah yang banyak dipergunakan sehari-hari dan sejatinya sudah diajarkan di dalam Islam. Agama ini sudah sangat lengkap memberikan ilmu untuk kehidupan di dunia, termasuk dalam pergaulan sehari-hari. Patut dicatat dalam pergaulan seringkali muncul kalimat-kalimat yang sebenarnya dalam Islam sudah diajarkan.
"Kita umat Islam diajarkan doa-doa dan kebaikan oleh teladan kita Nabi Muhammad shalallallahu 'alaihi wa sallam," ujar Ustaz dr Raenul Bahraen dalam akun Instagramnya@raenul_bahraen.
Baca Juga: Sholat Jadi Amalan Pertama yang Diadili saat Hari Kiamat
Ustaz dr Raenul Bahraen pun memberikan contoh istilah-istiah yang populer namun dalam Islam sudah diajarkan. Berikut beberapa contoh di antaranya:
Segera ganti kebiasaan mengucapkan:.
1. RIP (Rest in Peace) dengan doa ringkas:
رَحِمَهُ اللَّهُ
"Rahimahullah" (Semoga Allah merahmatinya)
Baca Juga: 5 Cara Sukses Nabi Muhammad SAW Berbisnis
2. GWS (get well soon) dengan doa ringkas:
ﻻَ ﺑَﺄْﺱَ ﻃَﻬُﻮْﺭٌ ﺇِﻥْ ﺷَﺎﺀَ ﺍﻟﻠﻪُ
"Laa ba’-sa thahuurun insyaaallah"
Artinya:
"Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, insya Allah."
Baca Juga: Begini Akibat Jika Bersandar Harapan dan Mencari Ridha kepada Manusia
3. Bye-bye, -selamat tinggal- dengan doa ringkas:
أَسْتَوْدِعُكُمُ اللَّهَ الَّذِيْ لاَ تَضِيْعُ وَدَائِعُهُ
"Astaudi'ukumullaahal-ladzii laa tadhii'u wa daa-i'uh."
Artinya:
"Aku menitipkan kamu kepada Allah yang tidak akan hilang titipan-Nya."
4. Thank You ganti dengan doa ringkas:
جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا
"Jazaakallaahu khairan." (Sesuaikan dhamir/kata gantinya)
Artinya:
"Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan.
Catatan :
1. Bukan artinya kita anti total dengan bahasa Inggris, akan tetapi ini adalah masalah kebiasaaan dan perlu diperhatikan juga makna-makna hal tersebut yang bisa jadi tidak sesuai syariat
2. Bisa juga dikombinasikan semisal
"Terima kasih wa jazakumullahu khaira"
"Selamat tinggal ya, "Astaudi'ukumullaahal-ladzii laa tadhii'u wa daa-i'uh."
"Get well soon, Laa ba’-sa thahuurun insyaaallah" (terlebih lawan bicara kita menggunakan bahasa Inggris)
3. Masih banyak doa-doa ringkas lainnya yang cukup mudah dihapalkan dan dijadikan kebiasaan. Janganlah kita anggap remeh doa-doa ringkas ini, karena kita memohon kepada Allah yang maha Besar.
(Vitrianda Hilba Siregar)