5 Nasihat Rasulullah agar Selamat Dunia Akhirat, Salah Satunya Jangan Banyak Tertawa

Intan Afika, Jurnalis
Kamis 28 Oktober 2021 11:29 WIB
Ilustrasi nasihat Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam agar selamat dunia akhirat. (Foto: Shutterstock)
Share :

RASULULLAH Shallallahu alaihi wassallam adalah manusia yang paling mulia. Tidak ada sedikit pun cacat dalam pribadinya. Setiap perkataan, perbuatan, hingga ketetapannya menjadi sunah atau contoh dalam kehidupan manusia.

Allah Subhanahu wa ta'ala memuji Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dalam salah satu ayat Alquran:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya: "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (Rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah." (QS Al Ahzab: 21)

Baca juga: Malam Jumat, Yuk Buka Alquran Digital Okezone dan Baca Surah Al Kahfi 

Salah satu keistimewaan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam adalah kecintaan kepada umatnya. Bahkan, Rasulullah sengaja menahan doa mustajab di dunia untuk akhirat kelak sebagai syafaat bagi umatnya. Ketika Rasulullah menjelang wafat pun hanya umat Islam yang ada di pikirannya.

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam pernah memberikan nasihat kepada salah seorang sahabatnya yakni Abu Hurairah Radhiyallahu anhu untuk mengamalkannya dan mengajarkannya kepada orang lain agar selamat di dunia dan akhirat.

Dikutip dari akun Facebook Hayati, Kamis (28/10/2021), berikut lima nasihat Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam untuk kaum Muslimin agar selamat dunia hingga akhirat:

Baca juga: Perjalanan Berliku Mantan Penyanyi Tere Jadi Mualaf, Kisahnya Bikin Menangis 

1. Jagalah dirimu dari keharaman niscaya menjadi orang yang paling istikamah beribadah kepada Allah Ta'ala.

Pesan pertama adalah meninggalkan segala hal yang diharamkan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Ternyata untuk menjadi orang yang istiqomah dalam beribadah, umat harus meninggalkan segala keharaman yang telah ditetapkan oleh Allah Ta'ala.

Pasalnya, sesuatu yang haram jika tetap dilakukan akan membuat hati menjadi hitam dan gelap. Jika hati sudah menjadi gelap maka beribadah pun akan menjadi gelap. Oleh karena itu, orang yang paling mudah beribadah adalah orang yang bersih hatinya.

Hal ini selaras dengan firman Allah Subhanahu wa ta'ala:

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Artinya: "Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (sholat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS Al Ankabut: 45)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya