Ridwan Kamil yang memang sudah terbiasa merancang masjid mengakui bahwa merancang Masjid Syaikh Ajlin bukan perkara mudah. Pasalnya, dia juga harus berjuang dengan urusan emosional karena pembangunan masjid ini bisa menjadi sejarah baru bagi hubungan Indonesia-Palestina.
Menurut Kang Emil –sapaan akrabnya, masjid tersebut dirancang dengan mengusung konsep keseimbangan antara hubungan seorang muslim dengan ilahi dan manusia dengan alam.
Baca juga: Abu Nawas Pusing Dengar Syair Putra Raja: Lebih Enak Masuk Penjara Saja
Konsep itu direpresentasikan lewat tiga bangunan utama masjid yang didesain dengan gaya futuristis dan menyerupai bentuk bambu runcing.
Dibangun megah di tepi pantai, masjid ini rencananya akan difungsikan juga untuk madrasah, agar Gaza kembali menjadi melahirkan ribuan penghafal Alquran.
Masjid Syekh Ajlin sekaligus menjadi simbol hubungan antara Muslim Palestina dan Indonesia. Kang Emil pun mengajak warga Indonesia untuk terus membantu pembiayaan pembangunan masjid tersebut.
Baca juga: Jadwal Sholat Hari Ini, Kamis 10 Februari 2022M/9 Rajab 1443H
"Kalau masjid ini selesai, harapan warga Gaza bisa beribadah kembali dengan nyaman terwujud lewat pembangunan Masjid Syaikh Ajlin. Saya titip atas nama kemanusian dan ukhuwah Islamiyah, kita bantu sedekah infak langsung dan digital untuk menggenapkan kemulian seluruh pembangunan ini," tukasnya.
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)