"Tergantung perubahan suhu yang terjadi, kita maksimal 37-38 derajat, kalau suhu sudah 37-38 kita lepas. Kalau suhu normal pakai ini dingin juga," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan Budi Sylvana.
Nantinya tim kesehatan akan membawa portable freezer untuk mendinginkan ulang karbon cool yang telah digunakan. Rompi yang telah digunakan sekitar 8 jam akan dimasukkan ke freezer sehingga carbon cool dalam kondisi dingin.
"Ini peruntukannya bukan hanya ke petugas yang sakit tapi juga petugas yang mobilitas tinggi di tengah terik matahari, mudah-mudahan ini membantu," katanya.
(Qur'anul Hidayat)