"Artinya khawatir ada yang tercecer, ada yang mungkin hilang segera melaporkan kepada petugas yang ada di sektor maupun di Daker untuk kalau seandainya hilang untuk mengganti penggantinya itu SPLP (surat perjalanan laksana paspor)," ujar Arsad.
Di sisi lain, Arsad juga mengingatkan kepada seluruh jamaah haji Indonesia untuk menyempurnakan pelaksanaan ibadah haji untuk melaksanakan tawaf wada sebagai bentuk penghormatan perpisahan ketika menjelang kepulangan ke Tanah Air.
"Saya kira itu beberapa hal yang perlu diperhatikan jamaah haji yang terpenting tadi barang bawaan jangan melebihi ketentuan, barang bawaan pun tidak boleh diisi barang-barang yang terlarang, air, senjata tajam, barang yang bisa meledak itu saya kira tidak diperbolehkan," tukasnya.
(Qur'anul Hidayat)