MAKKAH - Sebanyak 450 jamaah haji kloter 7 embarkasi Surabaya (SUB 7) menjadi kloter yang paling tertib dalam hal larangan air zamzam masuk koper bagasi atau tas kabin. Dalam proses penimbangan hingga pemeriksaan x-ray di Jeddah Management Company (JMC) tidak ditemukan air zamzam di dalam koper bagasi.
Hal ini disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan dan Kedatangan dan Kepulangan (Yanpul) Daerah Kerja (Daker) Bandara, Edayanti Dasril.
"Ada satu kloter yang memang sejak awal dari pemeriksaan di hotel, di JMC sampai dengan di remote area itu Surabaya 7 dan saya bangga banget sama ketua kloternya yang memang terjun langsung mengedukasi jamaah hajinya," kata Edayanti di Bandara Jeddah, Jumat (22/7/2022).
"Ada 450 jamaah, berarti dia 450 koper zero zamzam," sambungnya.
Baca juga: Koper Bagasi Isi Air Zamzam Lolos dari Pemeriksaan, Salah Siapa?
Edayanti mengapresiasi edukasi yang disampaikan ketua kloter 7 embarkasi Surabaya (SUB 7) kepada seluruh jamaah haji, sehingga tidak ada satupun jamaah yang membawa air zamzam di koper bagasi maupun tas kabin.
Baca juga: 3 Koper Bagasi Jamaah Haji Berisi Jerigen Air Zamzam Hampir Lolos dari Pemeriksaan, Ini Kronologinya
"Saya akan coba ngomong dengan pimpinan, bahwa beliau harus diapresiasi. Bahkan pada saat penimbangan barang bagasi, itu tidak ada yang lebih angka 25 kg. Padahal mereka diberikan kesempatan sampai 28 kg," ujar Edayanti.
Edukasi yang dilakukan ketua kloter 7 embarkasi SUB ini dengan pendekatan kepada jamaah setiap hari. Mulai dari selesai shalat hingga saat di ruang makan. Edukasi larangan membawa air zamzam terus diingatkan sehingga jamaah haji pada akhirnya mematuhi larangan tersebut.
"Memang ya semua sesuai dengan aturan pemerintah, kita harus patuh dengan aturan pemerintah tidak mungkin mencelakakan, kita pasti pemerintah juga akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada jamaah haji Indonesia secara terbaik," ujarnya.
Menurut Edayanti, dari 38 kloter yang sudah pulang ke Tanah Air, baru kloter 7 embarkasi Surabaya (SUB 7) yang benar-benar mematuhi aturan pelarangan membawa air zamzam di dalam koper bagasi.
"Saya juga sudah ngomong kepada pihak Saudia Airlines untuk mengapresiasi kloter ini. Karena dari 38 kloter, baru satu kloter Surabaya 7 yang bisa zero zamzam mulai pemeriksaan di hotel, di JMC sampai kemudian di remote area," kata Edayanti.
Dirinya berharap apa yang dilakukan kloter SUB 7 ini diikuti oleh kloter lainnya yang akan pulang ke Tanah Air, baik yang terbang melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah maupun Bandara Madinah.
Baca juga: Setetes Zamzam Dicampurkan ke 1.000 Liter Air Biasa, Hasilnya Mengejutkan
(Fakhrizal Fakhri )