"Memang ya semua sesuai dengan aturan pemerintah, kita harus patuh dengan aturan pemerintah tidak mungkin mencelakakan, kita pasti pemerintah juga akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada jamaah haji Indonesia secara terbaik," ujarnya.
Menurut Edayanti, dari 38 kloter yang sudah pulang ke Tanah Air, baru kloter 7 embarkasi Surabaya (SUB 7) yang benar-benar mematuhi aturan pelarangan membawa air zamzam di dalam koper bagasi.
"Saya juga sudah ngomong kepada pihak Saudia Airlines untuk mengapresiasi kloter ini. Karena dari 38 kloter, baru satu kloter Surabaya 7 yang bisa zero zamzam mulai pemeriksaan di hotel, di JMC sampai kemudian di remote area," kata Edayanti.
Dirinya berharap apa yang dilakukan kloter SUB 7 ini diikuti oleh kloter lainnya yang akan pulang ke Tanah Air, baik yang terbang melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah maupun Bandara Madinah.
Baca juga: Setetes Zamzam Dicampurkan ke 1.000 Liter Air Biasa, Hasilnya Mengejutkan
(Fakhrizal Fakhri )