PEMERINTAH Indonesia kembali memulangkan jamaah umrah sakit dari Arab Saudi atas nama Suparti Supini Suramto (53) asal Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dengan posisi berbaring (strecher). Ia mengalami stroke dan diharuskan menjalani perawatan di Rumah Sakit Adham General Hospital, Jeddah, hingga dibolehkan dipulangkan dengan pesawat.
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Nur Arifin mengatakan Suparti sudah menjalani perawatan sejak 23 Agustus 2022 di salah satu rumah sakit di Kota Jeddah. Stroke yang diderita bermula ketika ia beribadah umrah tahun lalu.
"Suparti menunaikan umrah melalui Penyelenggara Perjalananan Ibadah Umrah (PPIU) PT Duta Putra Delima (Delima Tour)," jelasnya, Jumat 24 November 2023, dikutip dari Haji.kemenag.go.id.
Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menugaskan tim untuk melakukan penanganan masalah tersebut.
"Sejak kami terima laporan adanya jamaah sakit, kami telah menugaskan tim untuk melakukan penanganan dengan meminta keterangan PPIU pada awal tahun 2023. Bulan Oktober lalu, kami juga memantau perkembangan jemaah melalui Kantor Urusan Haji Jeddah dan dinyatakan jamaah telah dinyatakan layak terbang," terangnya.
Dirinya juga menuturkan bahwa proses selanjutnya KUH Jeddah, Subdit Pemantauan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus, dan PPIU berkoordinasi rencana pemulangan jamaah.
"PPIU bertanggung jawab membiayai proses pemulangan jamaah sampai ke alamat jamaah di Susukan Kabupaten Semarang. Kami tentu mengapresiasi atas tanggung jawab yang diberikan oleh PPIU kepada jemaah," bebernya.
Konsul Haji di Jeddah Nasrullah Jasam menyatakan pemulangan Suparti didampingi dua petugas dari Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah melalui Bandara International King Abdulaziz Jeddah dengan penerbangan Saudia Airlines (SV 816) pada Kamis 23 November 2023 pada pukul 19.15 waktu Arab Saudi (WAS) dan tiba pada 24 November 2023 pada pukul 09.00 WIB.
"Setalah mendapatkan keterangan layak terbang dari dokter RSAS, pasien dibolehkan pulang dengan didampingi dua petugas dari Kantor Urusan Haji Jeddah," jelasnya.
Usai tiba di Terminal Internasional Bandara Soetta, Suparti langsung ditangani pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soetta sebelum diberangkatkan kembali ke daerahnya di Semarang, Jawa Tengah.
Menurut Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nur Chalis, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.
"Setiba di Jawa Tengah, jamaah tersebut akan diserahkan kepada keluarga dengan pendampingan dari Bidang PHU Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dan Kemenag Kabupaten Semarang," terangnya.
Dia juga berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat. "Semoga kejadian ini bisa menjadi pencerahan bagi masyarakat agar tidak beribadah umrah secara backpacker. Kalau umrah melalui PPIU, ada pihak yang bertanggung jawab bila jemaah sakit atau mengalami kejadian tertentu di Arab Saudi," tandasnya.
(Hantoro)