ABU Nawas melihat Baginda Raja membuat sayembara dan mengundang banyak penyair. Raja menantang siapa saja dapat menceritakan suatu kisah yang bisa membuatnya tidur pulas.
Diceritakan Baginda Raja tidak bisa tidur karena terngiang-ngiang dengan seorang wanita cantik yang pernah dilihat. Kemudian pada dasarnya ia adalah sosok raja yang baik, tidak mungkin berbuat serong dengan perempuan lain.
Kemudian Raja coba melupakannya, namun bayangan tentang perempuan yang dilihatnya tersebut membuatnya tidak bisa tidur. Oleh karena itu, Raja memutuskan melupakan perempuan itu dengan mendengarkan kisah dari para penyair.
Malam pun makin larut, tidak ada satu penyair pun yang bisa membuat Raja tertidur. Hingga akhirnya giliran Abu Nawas, ia pun menceritakan sesuatu yang sebenarnya tidak jelas kepada sang raja.
"Begini, Raja. Ada seekor semut yang penasaran dengan lubang telinga manusia. Untuk mengobati rasa penasarannya, semut itu masuk ke lubang telinga manusia. Ternyata di dalamnya gelap, dan semut itu tidak nyaman di dalamnya. Semut itu keluar. Tidak lama kemudian, semut itu melihat ke lubang telinga orang itu lagi. Semut tersebut penasaran, lalu masuk lagi ke dalamnya," kisahnya seperti dilansir laman Alif.
Abu Nawas melanjutkan, "Ternyata di dalamnya gelap. Semut itu pun keluar lagi. Setelah berada di luar, semut itu masih juga penasaran. Dan lagi semut masuk lagi ke dalam lubang telinga manusia. Ternyata di dalam telinga, semut itu tidak nyaman lagi. Semut itu keluar lagi."
Sebenarnya Abu Nawas mengisahkan cerita semut itu yang keluar masuk telinga berulang kali. Mendengar itu semua, Raja bosan dengan cerita Abu Nawas tentang semut yang bolak balik masuk telinga. Kemudian sang Raja pum berkata:
"Sudah, sudah. Cerita tidak jelas begini kok dikisahkan kepadaku. Mending aku tidur saja daripada mendengar kisah tak jelas begini."
Kemudian Abu Nawas akhirnya pulang dan tanpa disadari Raja akhirnya tertidur. Namun ketika bangun, Raja tersadar ternyata kisah-kisah indah para penyair malah membuatnya tak bisa tidur karena malah penasaran dengan cerita.
Kemudian Abu Nawas akhirnya memenangkam sayembara itu berkat cerita asal-asalannya, tapi berhasil membuat Raja tidur.
Wallahu a'lam.
(Hantoro)