JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 H pada sore ini, Kamis (19/3/2026), melalui pemantauan hilal di 117 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Sidang ini akan menentukan apakah Hari Raya Idulfitri jatuh pada Jumat (20/3/2026) atau Sabtu (21/3/2026).
Sidang isbat merupakan mekanisme pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Penetapan awal Syawal 1447 H akan menunggu laporan hasil rukyatul hilal dari seluruh daerah yang kemudian dibahas dalam sidang isbat.
“Seperti biasa, sidang isbat diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Setelah itu dilanjutkan dengan sidang tertutup untuk membahas hasil rukyatul hilal yang masuk dari berbagai daerah, sebelum akhirnya diumumkan kepada masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, dalam keterangannya.
Sedianya, sidang isbat akan dihadiri berbagai pihak, antara lain perwakilan duta besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, para pakar falak dari organisasi kemasyarakatan Islam, serta anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag.
Saksikan Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 H mulai pukul 16.00 WIB melalui link berikut ini: https://www.youtube.com/watch?v=NMmmJw4_a6Q
(Rahman Asmardika)