Wamenhaj Sebut Petugas Haji Harus Siap Mental: 55 Ribu Jamaah Lulusan SD, 170 Ribu Risti

Yuwantoro Winduajie, Jurnalis
Jum'at 17 April 2026 10:11 WIB
Wamenhaj Sebut Petugas Haji Harus Siap Mental: 55 Ribu Jamaah Lulusan SD, 170 Ribu Risti (Okezone/Yuwantoro Winduajie)
Share :

JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengingatkan petugas haji agar menyiapkan mental sebelum bertugas di Tanah Suci. Ia menyebutkan, tugas melayani jamaah tidak mudah karena sebagian besar jamaah berasal dari latar belakang sederhana, termasuk lulusan sekolah dasar (SD).

Selain itu, mayoritas jamaah masuk kelompok rentan lantaran memiliki penyakit risiko tinggi (risti).

"Sebagian besar jamaah kita itu 55 ribu orang jamaah kita itu hanya lulusan SD. 56 ribu lagi itu hanya lulusan SMP dan SMA," jelas Danhil saat memberi arahan kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (17/4/2026).

Mayoritas jamaah juga masuk kategori berisiko tinggi dari sisi kesehatan dan lansia. Jika dihitung, dari 203 ribu calon jamaah, sebanyak 177 ribu di antaranya merupakan kelompok rentan atau berisiko.

"Bahkan 25 persen jamaah kita itu adalah orang-orang yang sepuh, orang-orang yang tua," katanya.

"177 ribu dari total 203 ribu jamaah reguler Indonesia itu adalah orang-orang yang dikategorikan risti atau berisiko tinggi terutama terkait kesehatan," sambungnya.

Melihat kondisi tersebut, Dahnil meminta petugas bekerja maksimal dan tidak mengkhianati harapan jemaah. Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas tetap kompak dan mengikuti arahan pimpinan selama bertugas di Tanah Suci.

"Oleh sebab itu, jangan mengkhianati harapan mereka untuk bisa menunaikan naik haji dengan baik. Mari kita tunaikan pelayanan kita semaksimal mungkin dengan kondisi jamaah yang saya jelaskan tadi," katanya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya