Croissant Berambut Mirip Bulu Kemaluan Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasannya MUI

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 15 Juli 2026 15:50 WIB
Hair Croissant atau Croissant Pattaya baru-baru ini viral di Thailand.
Share :

JAKARTA - Sebuah tren kuliner asal Thailand baru-baru ini menjadi viral di media sosial karena penampilannya yang dinilai "unik", tetapi juga kontroversial. Kuliner yang dinamakan Croissant Pattaya atau Hair Croissant memiliki topping serat-serat halus berwarna hitam yang oleh sebagian orang dianggap terlihat mirip rambut kemaluan.

Viralnya Croissant Pattaya ini mendapat perhatian dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menegaskan bahwa produk pangan dengan visual seperti itu tidak bisa memperoleh sertifikasi halal di Indonesia.

Menurut Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof. K.H. Asrorun Ni’am Sholeh, penetapan kehalalan sebuah produk tidak hanya dinilai dari bahan baku yang digunakan dan proses pembuatan, melainkan juga pada standar etika visual. Hal ini diatur dalam Fatwa MUI Nomor 44 Tahun 2020 tentang Penggunaan Nama, Bentuk, dan Kemasan Produk yang Tidak Dapat Disertifikasi Halal.

Berdasarkan fatwa tersebut, croissant 'berambut' ini dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikasi halal.

"Croissant 'berambut' berkonotasi negatif dan vulgar karena tampilan visualnya menyerupai sesuatu yang erotis atau porno. Selain itu, produk ini juga melanggar prinsip kehormatan karena bentuk yang diadopsi dinilai mendekati simbol kemaksiatan atau hal yang tidak pantas dalam norma agama," kata Prof. Ni'am, sebagaimana dilansir laman resmi MUI Digital, Rabu (15/7/2026).

Lebih lanjut, ia mengingatkan umat Islam bahwa makanan yang dikonsumsi tidak cukup hanya berstatus halal, tetapi juga harus thayyib (baik).

"Dan thayyib itu tidak hanya dilihat dari sisi kandungan dan kesehatan, tetapi juga dari sisi nama, bentuk, dan kemasan produk," terangnya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya