Khutbah Jumat: Memohon Perlindungan kepada Allah dari Empat Hal dalam Kehidupan

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 04 September 2026 09:05 WIB
Ilustrasi.
Share :

Ma’syiral Muslimin Rahimakumullah,

Isti’adzah yang kedua, Nabi SAW berlindung dari “hati yang tidak khusyuk”.

Menurut Al-Qadhi ’Iyyadl, hati yang tidak khusyuk adalah:

هو القلب القاسي الذي لا تَلينه المواعظُ، ولا تُؤثِّر فيه آياتُ الله.

“Yaitu hati yang keras, yang tidak menjadi lunak oleh nasihat dan tidak terpengaruh oleh ayat-ayat Allah.”

Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 74:

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُم مِّن بَعْدِ ذَٰلِكَ فَهِيَ كالحجارة أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً وَإِنَّ مِنَ ٱلْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ ٱلْأَنْهَٰرُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ ٱلْمَآءُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ ٱللَّهِ ۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ

“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu ada yang memancar sungai-sungai darinya, ada pula yang terbelah lalu keluarlah air darinya, dan ada pula yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.”

Bahkan, dalam surat Az-Zumar ayat 22, Allah mengancam hati yang keras:

فَوَيْلٌ لِّلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكْرِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

“Maka celakalah orang-orang yang hatinya telah keras untuk mengingat Allah. Mereka berada dalam kesesatan yang nyata.”

Sementara itu, menurut Nabi Muhammad, penyebab hati keras ada tiga. Penyebab pertama adalah terlalu banyak tertawa. Nabi SAW bersabda:

 لَا تُكْثِرُوا الضَّحِكَ، فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيتُ الْقَلْبَ

“Jangan banyak tertawa, karena banyak tertawa mematikan hati.” (HR At-Tirmidzi)

Penyebab kedua adalah dosa yang ditumpuk-tumpuk, tanpa diperhatikan dan disadari. Nabi SAW bersabda:

 إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ

“Apabila seorang hamba melakukan dosa, maka akan ditorehkan satu titik hitam pada hatinya.” (HR Ibnu Majah)

Adapun penyebab yang ketiga adalah jauh dari Allah. Menyangkut hal ini, Nabi SAW bersabda:

 أَبْعَدُ النَّاسِ مِنَ اللَّهِ الْقَلْبُ الْقَاسِي

“Orang yang paling jauh dari Allah adalah yang berhati keras.” (HR At-Tirmidzi)

 

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya