Bacaan Doa Nabi Yunus Lengkap dengan Keutamaannya

Niken Wulandari, Jurnalis
Selasa 06 Oktober 2026 11:18 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA — Bacaan doa Nabi Yunus AS menyimpan kisah penuh hikmah tentang penyesalan, pertobatan, dan kepasrahan seorang hamba. Doa ini dipanjatkan beliau saat berada di dalam perut ikan paus, setelah meninggalkan kaumnya di Ninawa yang tak kunjung mengindahkan ajakan beriman.

Kala itu, kapal yang ditumpangi Nabi Yunus mendadak oleng di tengah lautan akibat kelebihan beban. Lewat undian para awak kapal, nama Nabi Yunus keluar sebagai penumpang yang harus diceburkan ke laut demi menyelamatkan isi kapal. Atas kehendak Allah SWT, beliau kemudian ditelan oleh seekor ikan besar.

Di dalam perut ikan itulah Nabi Yunus terus bertobat dan memanjatkan doa memohon ampunan. Berkat kesungguhannya, Allah SWT mengabulkan doa tersebut dan mengeluarkannya ke daratan dalam keadaan selamat.

Hingga kini, doa Nabi Yunus senantiasa diamalkan umat Muslim sebagai sarana memohon pertolongan, ampunan, serta jalan keluar atas berbagai kesulitan hidup.

Bacaan Doa Nabi Yunus

Berikut adalah lafaz doa yang dipanjatkan Nabi Yunus AS saat berada di dalam perut ikan paus:

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh-zhaalimiin.

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim."

Doa ini termaktub dalam Al-Qur'an, tepatnya pada Surah Al-Anbiya ayat 87:

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Wa dzan-nuuni idz dzahaba mughaadhiban fa zhanna an lan naqdira 'alaihi fa naadaa fizh-zhulumaati an laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh-zhaalimiin.

Artinya: "Dan ingatlah Dzun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya. Maka dia berdoa dalam kegelapan: Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim."

 

Keutamaan Doa Nabi Yunus

Dalam hadis riwayat Tirmidzi dari Sa'ad bin Abi Waqqash RA, Rasulullah SAW bersabda mengenai keistimewaan doa ini:

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ سَعْدٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ دَعْوَةُ ذِي النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِي بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ ‏.‏ فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِي شَيْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ  

Haddatsanaa Muhammadu bnu Yahyaa, haddatsanaa Muhammadu bnu Yuusuf, haddatsanaa Yuunusu bnu Abii Ishaaq, 'an Ibraahiima bni Muhammadi bni Sa'din, 'an abihi, 'an Sa'din, qaala: qaala Rasuulullaahi shallallaahu 'alaihi wa sallam: "Da'watu Dzin-Nuuni idz da'aa wa huwa fii bathnil-huuti: Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh-zhaalimiin. Fa innahuu lam yad'u bihaa rajulun muslimun fii syai'in qaththu illastajaaba Allaahu lah."

Artinya: "Doa Dzun Nun (Nabi Yunus) ketika beliau berdoa saat berada di dalam perut ikan paus adalah: 'Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.' Maka sesungguhnya, tidaklah seorang Muslim berdoa dengannya untuk suatu keperluan apa pun, melainkan Allah pasti mengabulkannya." (HR. Tirmidzi)

Selain doa Nabi Yunus, terdapat pula doa penawar duka dan kesedihan yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas RA, bahwasanya Nabi Muhammad SAW biasa membaca:

لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

Laa ilaaha illallaahul 'azhiimul haliim, laa ilaaha illallaahu rabbul 'arsyil 'azhiim, laa ilaaha illallaahu rabbus-samaawaati wa rabbul ardhi wa rabbul 'arsyil kariim.

Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Agung lagi Maha Santun. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Tuhan yang menguasai Arsy yang agung. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta menguasai Arsy yang mulia." (HR. Bukhari & Muslim)

Doa Nabi Yunus AS mengajarkan kita pentingnya pengakuan atas kelemahan diri serta ketulusan dalam bertobat. Bagi siapa saja yang rutin mengamalkannya dengan sungguh-sungguh, Allah SWT berjanji akan melapangkan kesusahan, memberikan ketenangan hati, serta memberikan jalan keluar dari setiap ujian hidup.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya