JAKARTA - Doa mencari barang yang hilang agar cepat ketemu sering kali menjadi hal pertama yang terlintas ketika dompet, kunci, atau ponsel tiba-tiba hilang dari tempatnya. Kehilangan barang memang bisa membuat siapa saja panik dan gelisah, apalagi jika barang tersebut sedang sangat dibutuhkan. Dalam situasi seperti ini, umat Islam dianjurkan untuk tetap berusaha mencari sambil berdoa.
Lantas, doa apa saja yang bisa diamalkan?
Dikutip dari laman NU Online, ketika barang yang dicari belum juga ditemukan, doa berikut dapat dibaca sebagai bentuk ikhtiar sambil terus berusaha mencarinya:
اَللّٰهُمَّ يَا جَامِعَ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيْهِ، اِجْمَعْ بَيْنِيْ وَبَيْنَ ضَالَّتِيْ فِيْ خَيْرٍ وَعَافِيَةٍ
Allâhumma yâ jâmi‘an-nâsi liyaumin lâ raiba fîh, ijma’ bainî wa baina dhâllatî fî khairin wa ‘âfiyah.
Artinya: "Wahai Tuhanku, wahai Tuhan yang mengumpulkan semua manusia di hari yang tiada ragu lagi padanya. Pertemukan aku dan barangku yang hilang dengan kebaikan dan 'afiyah." (Lihat Sayid Utsman bin Yahya, Maslakul Akhyar, Cetakan Al-'Aidrus, Jakarta).
Selain doa tersebut, ada doa lain yang juga bisa diamalkan ketika mencari barang yang hilang. Dari Abdullah bin Umar RA, diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW biasa membaca doa berikut ketika ada barang yang hilang:
اللّٰهُمَّ رَادَّ الضَّالَّةِ، وَهَادِيَ الضَّلَالَةِ تَهْدِي مِنَ الضَّلَالَةِ، ارْدُدْ عَلَيَّ ضَالَّتِي بِقُدْرَتِكِ وَسُلْطَانِكَ، فَإِنَّهَا مِنْ عَطَائِكَ وَفَضْلِكَ
Allahumma raddad-dhallati wa hadiyad-dhalalati tahdi minad-dhalalah, urdud ‘alayya dhallati biqudratika wa sulthanika fa-innaha min ‘atha-ika wa fadhlika.
Artinya: "Ya Allah! Yang Maha Mengembalikan yang hilang dan Yang Maha Menunjuk jalan bagi yang sesat, Engkaulah Zat yang akan menunjukkan jalan yang benar keluar dari kesesatan, kembalikanlah hartaku yang hilang kepadaku dengan kekuasaan dan perintah-Mu karena itu adalah karunia dan nikmat-Mu [kepadaku]." (HR Al-Mu'jamul Kabir No. 13289, Al-Mu'jamul Awsat No. 4623, dan Al-Mu'jamus Saghir No. 660).
Saat barang yang dicari tak kunjung ketemu, rasa sedih dan gelisah wajar muncul. Dalam keadaan ini, umat Islam dianjurkan untuk berdoa, memohon agar barang tersebut dapat ditemukan kembali. Seandainya barang itu tidak kembali, ingatlah bahwa Allah SWT bisa jadi sedang menyiapkan ketetapan lain yang lebih baik bagi hamba-Nya.
(Rahman Asmardika)