Seleksi Kab/Kota diikuti ASN Kantor Kemenag, termasuk guru madrasah, penyuluh, dan penghulu KUA dan tenaga profesional lainnya. Tahapan seleksi tingkat Kab/Kota meliputi seleksi administrasi dan seleksi kompetensi/tes tertulis.
"Kankemenag Kab/Kota akan memilih peserta terbaik sejumlah dua kali lipat dari kuota yang ditetapkan untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi," ujarnya.
"Hasil seleksi akan diumumkan pada 28 Februari di Kankemenag setempat," ucapnya.
Peserta yang lolos seleksi di Kab/Kota, akan mengikuti seleksi tingkat provinsi. Seleksi tingkat provinsi dilaksanakan di Kanwil Kemenag Provinsi pada tanggal 5 Maret 2019. Seleksi tingkat provinsi berupa tes kompetensi berbasis CAT dan wawancara dan/atau praktik.
"Hasil seleksi tingkat provinsi akan diumumkan pada 8 Maret di Kanwil Kemenag Provinsi," katanya.

Kakanwil selanjutnya akan melaporkan hasil seleksi tersebut ke Ditjen PHU untuk ditetapkan sebagai PPIH Arab Saudi 1440H/2019M.
"Untuk seleksi di tingkat Eselon I, akan digelar pada 4 April di Asrama Haji Pondok Gede," ujarnya.
Kepala Seksi Pembinaan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag DI Yogyakarta Imam Khoiri mengatakan, seleksi di wilayahnya diikuti 106 peserta, terdiri 40 peserta untuk formasi Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 26 peserta untuk Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) terdiri dari unsur ormas, antara lain: NU dan Muhammadiyah, 14 peserta formasi layanan konsumsi, 13 peserta layanan akomodasi, 7 peserta layanan transportasi, serta 3 peserta SISKOHAT.
(Baca Juga : Biaya Haji 2019 Tak Naik, Menag Janji Tingkatkan Pelayanan)
"Ada juga tiga peserta seleksi pembimbing ibadah yang akan tergabung dalam petugas non kloter," ujarnya.
"Seleksi dilakukan di lima Kankemenag Kabupaten/Kota di Kanwil Kemenag Yogyakarta," katanya.
(Baca Juga : Tim Pelayanan Haji 2019 Segera Bertolak ke Arab Saudi)
(Erha Aprili Ramadhoni)