Share

5 Tips Sehat Ibadah Haji buat Penderita Diabetes

Dewi Kania, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 12 616 2078052 5-tips-sehat-ibadah-haji-buat-penderita-diabetes-ecUrJEaWqW.jpg Ibadah haji di Makkah (Foto: PBS)

Penderita diabetes yang tengah menunaikan ibadah haji, jangan khawatir sakit selama di Tanah Suci. Ada beberapa tips yang harus diikuti agar Anda tetap lancar beribadah.

Terlebih bagi para lansia yang berkesempatan berhaji, tapi dengan kondisi diabetes. Anda harus pintar-pintar menjaga kesehatan selama di Tanah Suci menunaikan ibadah haji.

Ibadah haji wajib jaga kesehatan

(Foto: LA Times)

Dokter Endokrin dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD, FES, memberikan tips buat jamaah haji dengan diabetes agar mudah menjaga stamina, yang tak bakal mengganggu ibadah. Berikut ulasannya, ditulis Jumat (12/7/2019).

1. Jangan forsir tenaga selama beribadah

Saking semangatnya jamaah haji ketika di Tanah Suci, terkadang tak memikirkan stamina. Saat istirahat dari tawaf atau sai, pergunakan waktu sebaik-baiknya untuk tiduran sejenak. Jadi, jangan paksakan kehendak, apalagi kondisi tubuh lemas karena cuaca panas ekstrem di Tanah Suci.

2. Perbanyak minum air putih

Cara kedua untuk menjaga stamina yakni Anda harus mencegah dehidrasi. Makanya perbanyak minum air putih, terlebih kalau cuaca panas terik yang bikin tenggorokan kering. Khususnya buat lansia di atas 65 derajat, pergi kemana saja harus membawa air mineral agar bisa langsung minum saat haus.

3. Kontrol gula darah

Di Tanah Suci petugas kesehatan akan berjaga serta membangun posko untuk cek kesehatan. Makanya jangan segan untuk mampir kontrol gula darah. Apalagi buat penderita yang mudah capek saat aktivitas padat. Jangan sampai lalai, karena dampaknya berbahaya.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

4. Olahraga setelah salat Subuh

Setelah salat Subuh jangan tidur lagi ya, lebih baik manfaatkan waktu 30 menit untuk berolahraga. Tak perlu pilih olahraga yang repot, Anda bisa jogging atau jalan cepat. Kegiatan ini dapat dilakukan dari kawasan masjid hingga ke penginapan. Dijamin tubuh selalu bugar.

 

5. Simpan kontak dokter

Ketika pergi ke Tanah Suci, Anda tetap bisa berkomunikasi dengan dokter agar lancar berkonsultasi. Dokter Anda pasti akan mengingatkan serta punya pakem untuk mengontrol kondisi Anda. Juga dengan minum obatnya, ada jadwal yang diberikan dokter, tanpa perlu dosis tambahan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini