Jamaah lansia dan risti (risiko tinggi) sebaiknya dianjurkan niat ihramnya di bus, tidak ikut turun ke masjid miqat, karena kondisi mereka dan waktu yang tersedia sangat terbatas di miqat Bir Ali.
Dia juga meminta Semua petugas kloter (TPHI, TPIHI, TKHI, Karom dan Karu) sebelum bus bergerak harus memastikan semua jamaah sudah berniat ihram.
Baca Juga : Berbaju Ihram, Jamaah Haji Embarkasi Surabaya 1 Salat Zuhur di Masjid Nabawi Sebelum ke Makkah
"Jika terjadi bus tidak mampir di miqat Bir Ali karena sopir tidak tahu jalan maka harus diingatkan untuk kembali ke Bir Ali. Namun jika telah melewati jarak 150 km sebaiknya berniat ihram dengan mengambil garis lurus miqat Juhfah," ujarnya.