Sedangkan untuk akomodasi, pihaknya akan mengatur ulang, karena sistem di hotel mengacu kedatangan jamaah, jangan masa tinggal di hotel menganggu ibadah Arbain.
"Reploting, didistribusikan hotel mana yang kontraknya sesuai dengan kedatangan jamaah tersebut," ungkap Jauhari.
Baca juga: Jamaah Haji Gelombang II Sudah Kenakan Ihram di Bandara Embarkasi
Sementara dalam surat tertulis mengenai pemberitahuan keterlambatan penerbangan, Duty Manager Hajj Operation Garuda Indonesia Yuda Andy Karado menjelaskan jadwal kedatangan penerbangan GA1114 (UPG 14) berubah menjadi tanggal 17 Juli 2019 pukul 11.25 WAS dari yang semula pukul 01.15 WAS.

Dia menyebutkan, penerbangan Garuda Indonesia yang mengangkut jamaah haji UPG 14 dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Bandara Price Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, mengalami keterlambatan akibat alasan teknis.
Baca juga: Sopir Bus Diberi Surat Imbauan 3 Bahasa untuk Berhenti di Bir Ali
"Kami mohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan akibat keterlambatan penerbangan ini," jelas Yuda.
(Hantoro)