Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Petugas Haji: Jalan 15 Km Tiap Hari Agar Jamaah Jadi Mabrur

Widi Agustian , Jurnalis-Sabtu, 20 Juli 2019 |05:19 WIB
Cerita Petugas Haji: Jalan 15 Km Tiap Hari Agar Jamaah Jadi Mabrur
Dok. Pribadi
A
A
A

MADINAH - Dari kuota haji sebanyak 231.000, sebanyak 63% di antaranya merupakan jamaah haji lansia. Jamaah haji lansia ini memang sangat rentan mengalami masalah.

Ragam masalah yang dihadapi jamaah lansia antara lain mulai dari hal yang bersifat medis hingga nonmedis.

Masalah-masalah ini yang rawan terjadi kepada jamaah lansia yang berada di Masjid Nabawi, Madinah. Maklum, para jamaah biasanya memang mengejar Arbain, salat berjamaah sebanyak 40 waktu tanpa terhenti di Masjid Nabawi.

Petugas Haji

Selepas salat, biasanya para jamaah ini mengalami beragam masalah. Alhamdulillah, ada Tim Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (P3JH) dari Kementerian Agama.

"Sebenarnya banyak tugasnya. Namanya juga Pertolongan Pertama pada Jamaah Haji atau P3JH. Kita tolong, baik itu medis atau nonmedis," petugas P3JH Herlambang Antonia di Seksi Khusus Masjid Nabawi, Madinah, Jumat (19/7/2019).

Dalam pertolongan nonmedis, biasanya dia mengantar jamaah yang terpisah dari rombongannya di Masjid Nabawi.

Petugas Haji

Dalam sehari, selama dia bertugas selama 8 jam, dia mengaku bisa mengantar orang sebanyak 20 jamaah.

"Itu saya pribadi yang anter. Belum teman-teman yang lain. Kalau dihitung-hitung, totalnya mencapai 50 hingga 100 orang," jelas dia.

Bahkan, dia menghitung, rata-rata dalam sehari dia berjalan kaki sejauh 15 kilometer (km) untuk mengantar jamaah.

"Paling jauh itu saya pernah sampai 19 km. Itu saya hitung pakai handphone, mas," kata dia.

"Saya ikhlas, mas. Saya ikhlas agar jamaah bisa menjadi haji mabrur," kata dia.

Dia menjelaskan, ada sebuah kejadian yang membuatnya terharu hingga dirinya menangis. Herlambang bercerita, ada seorang bapak terpisah dari rombongannya dari selepas Subuh di Masjid Nabawi hingga pukul 10.00 waktu setempat.

Petugas Haji

Si bapak tampaknya lupa di mana hotelnya. Bahkan, Herlambang mengantar si bapak hingga ke tiga hotel.

"Di hotel ketiga, baru ketemu. Dia ketemu istrinya. Istrinya langsung nangis. Saya ikut nangis, mas. Ini sampai saya rekam di handphone saya," kata dia.

(Khafid Mardiyansyah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement