MADINAH – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi merespons tingkat kematian jamaah yang lebih tinggi ketimbang tahun sebelumnya. Kini, PPIH menyiapkan strategi untuk menjaga jamaah lebih ekstra.
"Kalau kita lihat grafik tingkat kematian, trennya naik dibanding tahun sebelumnya. Oleh karenanya, ini menjadi perhatian kita," kata Kepala PPIH Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari di Madinah, Selasa (20/8/2019).
Terlebih, usai melaksanakan puncak ibadah haji dalam fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), kondisi jamaah haji tentu masih dalam kelelahan.
"Tentu setelah jamaah melaksanakan Armuzna yang cukup menyita energi. Diharapkan selama di Madinah jamaah tidak banyak melakukan aktivitas," ucapnya.
Dia meminta jamaah untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jamaah, menurut dia, harus memprioritaskan kegiatan yang akan dilakukan di luar.
Baca Juga : 260 Jamaah Haji Wafat, Tertinggi Ketiga dalam Lima Tahun Terakhir
"Kalau ingin melakukan aktivitas, hanya sifatnya yang penting saja, seperti arbain, kemudian ziarah di sekitar Kota Madinah. Setelah itu diharapkan jamaah lebih banyak beristirahat di hotel sehingga tidak banyak menguras tenaga," tuturnya.
Baca Juga : Barang Bagasi Jamaah Lebih dari 32 Kg, Disarankan Kirim Via Perusahaan Kargo
(Erha Aprili Ramadhoni)