MAKKAH – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Republik Indonesia Nizar berpesan agar para jamaah terus berusaha menjaga kemabruran ibadah haji dengan mengaplikasikan dua hal. Pertama, memiiki jiwa kepekaan sosial kepada sesama; dan kedua, menebar kedamaian di mana pun berada.
"Dua hal itulah yang tadi kami tekankan kepada jamaah haji," ujar Nizar di Makkah, Arab Saudi.
Selain itu, ia berharap jamaah haji Indonesia selalu menimba ilmu agama. "Dalam konteks ini juga memperluas pengetahuan mereka tentang agama Islam. Dengan begitu, nilai ajaran agama dapat terpatri dalam hati jamaah haji," harapnya.
Baca juga: Pelaku Penipuan Calon Jamaah Haji Harus Ditindak Tegas!
Lebih lanjut Nizar berharap jamaah haji dapat menyemarakkan, bahkan membentuk majelis-majelis taklim, sebagai sarana untuk menyebarkan ilmu-ilmu agama setibanya di Tanah Air.

"Kalau perlu misalnya bentuk Majelis Taklim Alumni BPN 15. Jadi kan ini majelis ilmu untuk berbagi ilmu agama," pesannya.
Baca juga: Dideportasi, WNI Bisa Di-Black List Arab Saudi Selama 7 Tahun
Nizar dalam kesempatan ini sekaligus melepas keberangkatan kelompok terbang (kloter) terakhir dari Kota Makkah menuju Kota Madinah di Zona Rey Bakhsy, Makkah.
Dengan diberangkatkannya 440 jamaah beserta petugas haji yang tergabung dalam Kloter BPN 15 pada Jumat 6 September 2019, sekaligus menjadi penanda berakhirnya operasional haji Daerah Kerja Makkah.