Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamaah Haji Sakit yang Dirawat di RS Makkah Terus Dipantau

Widi Agustian , Jurnalis-Kamis, 12 September 2019 |06:45 WIB
Jamaah Haji Sakit yang Dirawat di RS Makkah Terus Dipantau
Jamaah haji Indonesia sakit di Tanah Suci. (Foto: MCH 2019)
A
A
A

MAKKAH – Masa operasional haji Daerah Kerja Makkah telah berakhir pada Jumat 6 September 2019. Namun, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) terus memantau kondisi jamaah haji yang masih dirawat inap di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Makkah.

"Saat ini masih ada beberapa petugas yang tetap tinggal di Makkah, termasuk petugas kesehatan. Kami terus memantau kondisi jamaah kita yang masih terbaring di RSAS," ungkap Kadaker Makkah Subhan Cholid, Rabu 11 September 2019.

Baca juga: Sistem Zonasi Jamaah Haji Akan Diperluas hingga Armuzna 

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, hingga 10 September 2019 pukul 19.00 waktu Arab Saudi, masih terdapat 36 jamaah haji yang dirawat di RSAS Makkah.

"Setelah jamaah dan sebagian besar petugas kembali ke Tanah Air, maka salah satu kegiatan saya adalah melakukan visitasi kepada jamaah-jamaah yang sakit ini," tutur Subhan.

Ia menuturkan, pihaknya sadar bahwa support sangat dibutuhkan oleh para jamaah yang masih terbaring di RSAS.

Baca juga: Petugas Haji di Arab Saudi Gelar Salat Gaib dan Tahlil untuk BJ Habibie 

"Selain dukungan administratif yang diberikan pemerintah, kami sadar dukungan moriil pun harus diberikan kepada para jamaah ini. Jadi mereka ini kan seperti orangtua kita sendiri, harus terus kita semangati," ujarnya.

"Untuk itu kami menyambangi seluruh RSAS yang ada di Makkah untuk membesuk para jamaah ini. Semoga mereka semua segera pulih dan kembali ke Tanah Air," ujar Subhan Cholid.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement