Selain itu, salah satu upaya menyembuhkan jemaah haji yang mengalami gangguan demensia, Dirjen juga mengusulkan agar selain penyembuhan secara klinis, juga dilakukan proses penyembuhan melalui pendekatan keagamaan.
“Kesehatan juga penting karena manusia tidak hanya terdiri dari darah, daging dan tulang tapi juga kesehatan rohani, atau spiritualitas,” pungkasnya.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Kesehatan Nila Moeloek beserta jajarannya, Direktur Bina Haji Khoirizi, Direktur Pelayanan Dalam Negeri Muhajirin Yanis serta PPIH Kemenag dan Kemenkes.
(Salman Mardira)