nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sembilan Amalan Hari Jumat, Mulai dari Bersalawat

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 11:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 20 330 2107165 sembilan-amalan-hari-jumat-mulai-dari-bersalawat-f00Kv8OnJn.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

JUMAT merupakan hari yang sangat mulia dalam Islam. Oleh karena itu dianjurkan untuk memperbanyak amalan pada hari ini. Lalu apa saja amalan hari Jumat yang bisa kita lakukan?

Ada sembilan amalan hari Jumat yang bisa dilakukan, yang pertama dan yang paling mudah dilakukan adalah bersalawat. Hal ini sesuai riwayat Rasulullah shallallahu SAW, "Sesungguhnya hari yang paling utama adalah hari Jumat, karena itu perbanyaklah membaca selawat untukku di hari ini. Sesungguhnya selawat kalian ditampakkan kepadaku," (HR Abu Daud dan Ibnu Majah).

Lalu untuk bacaan salawat yang diajarkan langsung oleh Rasulullah seperti di hadis riwayat Bukhari dan Muslim adalah "Allahuma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa shalaita ‘alaa aali Ibraahim innaka hamidum majid, Allahuma baarik ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad kamaa baarakta ‘alaa aali Ibraahim innaka hamidum majid."

Amalah kedua yang dianjurkan adalah mandi junub bagi orang dewasa. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah; "Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang balig" dan "Barang siapa mandi Jumat seperti mandi janabah," (HR Bukhari dan Muslim).

Amalan hari Jumat berikutnya atau ketiga yaitu memakai wangi-wangian semisal parfum. Seperti penjelasan Nabi Muhammad SAW; "Barang siapa mandi pada hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi, kemudian berangkat ke masjid dan tidak memisahkan antara dua orang, lalu salat sesuai yang ditentukan baginya dan ketika imam memulai khotbah, ia diam dan mendengarkannya, maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya," (HR Bukhari dan Muslim).

Amalan keempat di hari Jumat yakni bagi kaum Muslim bersegera menuju masjid untuk menjalankan salat. Bahkan pada masa sahabat Nabi dahulu, mereka bergegas ke masjid sejak Jumat pagi dengan berjalan kaki dan kemudian ketika sampai mendekat ke khatib. "Barang siapa yang membuat istrinya mandi junub dan ia pun mandi, lalu ia berangkat ke masjid dan bersegera, kemudian ia mendekat kepada imam dan diam mendengarkan khutbah serta tidak berbuat sia-sia, maka setiap langkahnya seperti pahala puasa dan salat setahun," (HR Ahmad dari Abdullah bin 'Amr bin Al 'Ash radiyallahu anhu, Shahibut Targhib: 693).

Amalan kelima, kaum pria di masjid mengerjakan salat sunah ketika menunggu imam dan khatib naik mimbar. Hadis riwayat Muslim, Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menuturkan, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Barang siapa mandi kemudian datang untuk Salat Jumat, lalu ia salat semampunya, dan dia diam mendengarkan khotbah hingga selesai, kemudian salat bersama imam, maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya ditambah tiga hari."

Keenam, bagi muslimin tidak duduk dengan memeluk lutut ketika khatib berkhotbah. Hal ini sebagaimana diajarkan Nabi dalam sebuah hadis. "Sahl bin Mu’ad bin Anas mengatakan bahwa Rasulullah melarang Al Habwah (duduk sambil memegang lutut) pada saat Salat Jumat ketika imam sedang berkhotbah,” (Hasan. HR Abu Dawud, Tirmidzi).

Amalan ketujuh, salat sunah setelah mengerjakan Salat Jumat. Adapun jumlahnya adalah empat rakaat dengan aturan dua kali salam dan dua kali salam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Apabila kalian telah selesai mengerjakan Salat Jumat, maka salatlah empat rakaat." Amr menambahkan dalam riwayatnya dari jalan Ibnu Idris bahwa Suhail berkata, "Apabila engkau tergesa-gesa karena sesuatu, maka salatlah dua rakaat di masjid dan dua rakaat apabila engkau pulang," (HR Muslim, Tirmidzi).

Amalan kedelapan, membaca Surah Al Kahfi. Keutamaan untuk ibadah ini pun tidak tanggung-tanggung, yakni mendapat keridaan hingga Jumat berikutnya. "Barang siapa membaca Surah Al Kahfi pada hari Jumat, maka ia akan disinari oleh cahaya di antara dua Jumat," (HR Hakim). Pembacaan Surah Al Kahfi juga bisa dilakukan malam Jumat atau di hari Jumat-nya.

Lalu yang kesembilan adalah memperbanyak doa, karena pada hari Jumat semuanya akan diijabah. "Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang Muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta," lalu Beliau mengisyaratkan dengan jarinya yang menunjukkan betapa waktu mustajab itu hanya sebentar (HR Bukhari dan Muslim). Kemudian diterangkan lagi dalam hadis riwayat Abu Daud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, "Dalam 12 jam hari Jumat ada satu waktu, jika seorang Muslim meminta sesuatu kepada Allah Azza wa Jalla pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah Ashar."

Demikian sembilan amalan di hari Jumat sebagaimana dikutip Okezone dari berbagai sumber.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini