Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Catat, Ini 15 Sunah dalam Berwudhu

Nada Husna , Jurnalis-Sabtu, 25 Januari 2020 |04:01 WIB
Catat, Ini 15 Sunah dalam Berwudhu
Ilustrasi. Foto: About Islam
A
A
A

SETIAP Muslim yang sudah baligh atau dewasa pasti sudah tahu bawa sebelum salat, wajib hukumnya lebih dulu berwudhu. Namun tahukah Anda amalan sunah dalam bersuci tersebut?

Dikutip dari buku Bimbingan Islam untuk Hidup Muslimah: Petunjuk Praktis Menjadi Muslimah Seutuhnya dari Lahir sampai Mati Berdasarkan Alquran dan Sunnah Halaman 60, terdapat 15 sunah dalam berwudhu yang berlaku bagi laki-laki maupun perempuan. Sunah wudhu tersebut yaitu:

1. Membaca basmalah.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mengucapkan basmalah setiap memulai suatu amalan atau melakukan aktivitas apa pun. Nah, sebelum Anda berwudhu disunahkan untuk membaca basmalah.

2. Mencuci tangan tiga kali sebelum berwudhu.

Sebelum berkumur-kumur pastikan Anda telah melaksanakan sunah ini, yaitu mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali.

3. Bersiwak

Bersiwak adalah aktivitas menggosok gigi menggunakan kayu khusus untuk menghilangkan kotoran di gigi dan membersihkan mulut. Sunah dalam berwudhu di antaranya ialah bersiwak ketika berwudhu.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ وُضُوءٍ

“Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka bersiwak setiap kali berwudhu.” (HR. Bukhari)

4. Berkumur-kumur tiga kali.

Memasukkan air ke dalam mulut lalu membuangnya, mungkin Anda hanya melakukan itu saja. Berkumur-kumurlah sebanyak tiga kali merupakan sunah wudhu.

5. Menghirup air ke hidung (istinsyaq) dan mengeluarkannya (listinsar) tiga kali.

Setelah Anda berkumur-kumur disunahkan pula untuk menghirup air ke dalam hidung dan mengeluarkannya sebanyak tiga kali. Kotoran di dalam hidung Anda akan terangkat bersama air yang dikeluarkan.

6. Membasuh setiap anggota wudhu tiga kali, kecuali kepala dan dua telinga yang hanya diusap satu kali.

Basuhlah setiap anggota wudhu sebanyak tiga kali, kecuali saat di bagian kepala dan kedua telinga Anda cukup mengusapnya sekali.

7. Tayamum, yaitu mendahulukan bagian kanan dari kiri

Ketika Anda hendak bertayamum disunahkan untuk mendahulukan bagian kanan dari kiri. Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ، فِي تَنَعُّلِهِ، وَتَرَجُّلِهِ، وَطُهُورِهِ، وَفِي شَأْنِهِ كُلِّهِ

“Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam amat menyukai memulai dengan kanan dalam mengenakan sandal, menyisir rambut, bersuci dan dalam urusannya yang penting semuanya.” (Muttafaqun ‘alaih).

8. Melebihkan bilasan anggota wudhu ketika membasuh kedua tangan dan kaki melebihi batasan seharusnya.

Saat Anda membasuh kedua tangan dan kaki disunahkan untuk melebihkan jumlah basuhan dari yang dianjurkan.

9. Menyela-nyela jari-jemari tangan dan kaki

Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali sambil menyela-nyela jari-jemari tangan dan begitu juga di bagian kaki merupakan sunah dalam berwudhu.

10. Menggosok anggota wudhu

Disunahkan pula menggosok setiap anggota wudhu.

11. Mengusap bagian telinga dengan jari telunjuk, dan bagian luar telinga dengan ibu jari

Khusus bagian dalam telinga usaplah dengan menggunakan jari telunjuk Anda dan bagian luar telinga dengan ibu jari. Ini juga merupakan sunah dalam berwudhu.

12. Berkesinambungan atau tanpa jeda dalam melaksanakan wudhu.

Sunah dalam berwudhu jika Anda nembasuh setiap anggota wudhu tahap demi tahap tanpa jeda.

13. Hemat menggunakan air.

Banyak dari kita ketika berwudhu menggunakan air secara berlebihan. Berhematlah memakai air saat Anda berwudhu karena Rasulullah SAW juga melarang pemborosan air.

“Nabi melihat Sa’ad yang sedang berwudhu, lalu beliau berkata, “Pemborosan apa itu, hai Sa’ad?” Sa’ad bertanya, “Apakah dalam wudhu ada pemborosan?” Nabi menjawab, “Ya, meskipun kamu (berwudhu) di sungai yang mengalir.”” (HR. Ahmad).

14. Membaca doa setelah berwudhu.

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِى مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Asy-hadu alla ilaaha illallah wahdahu laa syarikalah wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu wa rosuluh, allohummaj'alnii minattawwaabiina waj'alnii minal mutathohhiriin.

Artinya: Aku bersaksi bahwasanya tiada sesembahan yang benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku hamba yang bertaubat dan jadikanlah aku sebagai orang yang bersuci.

15. Melaksanakan salat sunah dua rakaat setelah berwudhu.

Setelah Anda selesai melakukan wudhu secara sempurna, disunahkan pula melaksanakan salat sunah wudhu dua rakaat.

(Abu Sahma Pane)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement