7 Cara Belajar Islam pada Zaman Now, Konten di Internet sebagai Pendukung

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Kamis 06 Februari 2020 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 06 616 2164252 7-cara-belajar-islam-pada-zaman-now-konten-di-internet-sebagai-pendukung-s8SdRhAiuJ.jpg Ilustrasi. Foto: Istimewa

4. Belajar secara kaaffah.

Untuk belajar agama, kamu perlu mengenal tiga rukun agama, yakni Islam, Iman, dan Ihsan. Dari Islam ini lahir fiqih, dari Iman muncul ushuluddin (aqidah) dan dari Ihsan hadir tasawuf. Dalam fiqih berpegang pada salah satu empat Imam mazhab. Dalam aqidah mengikuti Abul Hasan Al Asy’ari dan Abu Manshur Al Maturidi. Dalam tasawuf mengikuti Imam Ghazali dan Imam Junaid Al Baghdadi yang mengintegrasikan antara tasawuf dan syariat.

5. Memiliki komitmen spiritual.

Komitmen spiritual ini untuk membantu kamu istiqamah dan mendapat bimbingan secara lahir batin. Komitmen ini sebagai bukti bahwa kamu benar-benar ingin beragama secara utuh luar dalam. Dalam dunia tasawuf, istilah ini lazim dikenal dengan baiat atau talqin dzikir. Namun sebelumnya kamu mohon kepada Allah agar diberikan petunjuk dipilihkan guru Mursyid (pembimbing ruhani). Dengan bertarekat kamu lebih mudah mengamalkan agama secara benar, tepat dan nyaman di hati. Dengan bertarekat insyallah kamu akan selamat dari fitnah akhir zaman.

6. Istiqamah

Belajar agama mesti istiqamah, juga dalam pengamalan. Istiqamah bukan hanya memiliki makna konsisten dan lurus, tetapi juga moderat (washatiyah). Karakteristik ajaran Islam sendiri adalah moderat. Umat Islam sendiri disebutkan di dalam Alquran sebagai ummatan washaatan (umat moderat). Itu sebabnya mayoritas Muslim Indonesia memahami Islam secara moderat (jalan tengah atau adil). Karena juga sesuai dengan dinamika sosial, budaya, dan keragaman masyarakat Indonesia.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya