PEMERINTAH Arab Saudi memberlakukan larangan sementara untuk umrah bagi negara-negara yang suspect virus korona Covid-19. Larangan tersebut juga berlaku buat Indonesia, tak ayal semua jamaah umrah asal Tanah Air batal diberangkatkan sesuai jadwal.
Salah satu yang terancam mengalami pembatalan tersebut yakni Pengurus Mualaf Center, Seno Hendro. Ia mengatakan dirinya bersama istri berencana berangkat umrah pada 14 Maret 2020. Namun karena larangan umrah untuk sementara, hingga kini mereka belum mendapat informasi tentang kepastian keberangkatan.
"Rencana berangkat umrah tanggal 14 Maret, tapi masih menunggu kabar dari Arab Saudi," katanya kepada Okezone.
Lebih lanjut, ia dan istri tidak kecewa terhadap keputusan Pemerintah Arab Saudi tersebut. "Sedih, galau, kecewa, sakit hati, marah, itu bukan jawabannya. Alhamdulillah kami biasa saja, husnudzan sama Allah, pasti ada hikmahnya dan Allah mencatat niat baik. Setiap yang baik balasannya kebaikan juga, Insya Allah," ucapnya.
Seno melanjutkan, dirinya dan istri sekarang hanya bisa berserah diri kepada Allah. Ia mengatakan manusia hanya bisa berniat, merencanakan, namun Sang Pencipta yang menentukan hasilnya.
"Persiapan hati, Allah yang membolak-balikan hati. Untuk itu, ikhtiar untuk istiqamah, ikhtiar meluruskan niat, Sudah Allah atur. Kita manusia hanya ikhtiar, selebihnya serahkan ke Allah," pungkasnya.
(Abu Sahma Pane)