Almarhum ulama dari Jepara, Jawa Tengah, KH Masduqi Mahfudz pernah diundang seorang pemimpin kelompok preman. Penasaran, Kiai memenuhi undangan pengajian tersebut.
Usai pengajian, Kiai yang pernah menjabat sebagai Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini tak kuasa bertanya. "Sampean (kamu) itu kok mengundang saya?"
"Begini Kiai, walaupun saya preman, saya tetap ingin beribadah. Ngaji kan ibadah, mencopet kan kerja ya, Kiai? sang preman menjawab dengan polos.
Mendengar jawaban itu, Kiai Masduqi tertawa terpingkal-pingkal.
*Diadaptasi dari buku Humor Para Kiai: Menebar Tawa Menuai Hikmah karya Chalis Anwar
(Muhammad Saifullah )